x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

387 Kontainer Sempat Dikembalikan, Pemerintah Pastikan Udang yang Diekspor ke AS Aman

Editor :

WARTALENTERA-387 kontainer sempat dikembalikan, Pemerintah memastikan udang yang diekspor ke AS aman. Udang beku yang diekspor sebanyak 387 kontainer berisi udang vaname (Vannamei Shrimp) dengan total tonase mencapai 5.595,28 ton, sebelumnya telah dikirim ke AS pada periode Juni hingga Agustus 2025 ke AS tidak mengandung zat radioaktif jenis Cesium-137.

Hal ini menyusul 18 kontainer yang dikembalikan secara reimpor oleh AS lantaran dugaan kontaminasi Cesium-137 oleh otoritas Amerika Serikat (US-FDA) melalui Import Alert 99-51 pada 14 Agustus 2025. Kepastian keamanan pangan beku itu dipastikan oleh Ketua Satuan Tugas (Satgas) penanganan dugaan kontaminasi Cesium-137 pada udang beku yang diekspor ke AS, Bara Krishna Hasibuan.

Ia menyatakan, PT BMS (Bahari Makmur Sejati) terpaksa menarik kembali 18 kontainer yang sedang dalam perjalanan. Saat tiba di Indonesia, kontainer udang beku tersebut diperiksa oleh Badan Karantina Indonesia (Barantin), Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Setelah dilakukan pengujian mutu dan kadar radioaktif Cesium-137, BRIN menemukan bahwa produk udang tersebut tidak terdeteksi mengandung radioaktif tersebut," jelas Bara saat jumpa pers di kantor Kemenko Pangan, dikutip Kamis (18/9/2025).

Deputi Bidang Karantina Ikan, Drama Panca Putra, menambahkan, hingga 12 September 2025, 18 kontainer yang dikembalikan telah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok dan langsung ditangani melalui protokol karantina ketat. Pemeriksaan meliputi inspeksi fisik, pengambilan sampel, pengujian laboratorium, Radioactive Portal Monitor (RPM), serta inspeksi sekunder di Terminal NPCT 1.

"Hasilnya tidak ditemukan kontaminasi radiasi pada 18 kontainer yang sudah masuk, berdasarkan pengukuran ±9.500 cps, masih berada pada ambang batas normal," yakinnya. Ia menegaskan, bahwa pengujian menyeluruh ini merupakan wujud komitmen Indonesia untuk melindungi kesehatan masyarakat, menjaga mutu ekspor perikanan nasional, dan memulihkan kepercayaan pasar internasional.

Sebelumnya, pemerintah juga telah menyegel PT PMT di Kawasan Industri Cikande, Banten, yang diduga menjadi sumber pencemaran radiasi Cesium-137 pada udang ekspor Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan juga menambahkan, penyegelan dilakukan setelah tim investigasi menemukan paparan radiasi CS-137 di area perusahaan tersebut.

“Wilayah itu sudah kami lokalisir dan akan segera dilakukan proses dekontaminasi. Pemerintah serius melindungi masyarakat sekaligus menjaga reputasi ekspor pangan nasional,” ujarnya, sebelum pemeriksaan menyeluruh dilakukan. (sic)

Berita Terbaru
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.
Rabu, 09 Sep 2026 17:11 WIB

Diduga Hilang Dua Hari di Selat Sunda, Lima Jurnalis Belum Ditemukan

Hari kedua pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau belum juga ditemukan.
Selasa, 08 Sep 2026 06:20 WIB

Bandara Beroperasi Kembali, Anak Sekolah Masih Pembelajaran Jarak Jauh

Hari ini Bandara Soekarno Hatta mulai beroperasi kembali, pembelajaran jarak jauh sekolah masih berlaku.
Minggu, 06 Sep 2026 09:09 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Hujan Abu Sampai Bogor, Bandara Soetta Ditutup

Hujan abu vulkanik sudah mencapai wilayah Bogor dan Bandara Soekarno Hatta ditutup.