x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

TPST Sentiong Salurkan 15 Ton Olahan Sampah Pengganti Batubara

Editor :

WARTALENTERA - Permasalahan sampah di kota besar diatasi dengan pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST). Itu merupakan tempat dimana sampah diolah menjadi produk bernilai ekonomis tanpa mencemari lingkungan.

Permasalahan sampah yang menumpuk di kota-kota besar menjadi tantangan serius. Banyak Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sudah kelebihan kapasitas karena volume sampah yang dihasilkan masyarakat terus meningkat setiap harinya. Namun, langkah inovatif datang dari Cimahi, Jawa Barat.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, Balai Penataan Bangunan dan Kawasan Jawha Barat membangun Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Sentiong. Proyek senilai Rp33,9 miliar itu berdiri di atas lahan 17 ribu meter persegi dan dirancang untuk mengubah tumpukan sampah menjadi produk bernilai ekonomis tanpa mencemari lingkungan.

Salah satu hasil olahan paling bernilai dari TPST itu adalah Refuse Derived Fuel (RDF), bahan bakar alternatif yang kini digunakan industri semen dan tekstil sebagai pengganti batubara. Setiap hari, TPST Sentiong mampu memproduksi dan menyalurkan sekitar 15 ton RDF ke perusahaan semen di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Kepala Balai Penataan Bangunan Gedung Prasarana dan Kawasan Jawa Barat, Muhammad Reva menjelaskan bahwa RDF menjadi fokus utama produksi TPST Sentiong. “Kami memproduksi RDF untuk memenuhi kebutuhan industri, seperti pabrik semen dan tekstil, sebagai solusi energi yang lebih ramah lingkungan,” katanya, belum lama ini.

Selain RDF, TPST Sentiong juga menghasilkan berbagai produk turunan lain seperti biomassa sebesar 58,6 persen, fluff 4,2 persen, dan material daur ulang 8,4 persen. Kapasitas pengolahannya mencapai 50 ton sampah per hari, menjadikannya salah satu fasilitas pengelolaan sampah paling produktif di Jawa Barat.

“TPST ini kami bangun sebagai jawaban atas kondisi darurat sampah di Jawa Barat yang merupakan salah satu provinsi penghasil sampah terbesar di Indonesia,” tambah Reva.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, menyebut pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kapasitas pengolahan sampah dengan membangun TPST baru di masa mendatang. “Untuk saat ini, kami masih mampu menyuplai 15 ton RDF per hari. Ke depan, dengan perbaikan alat dan peningkatan kapasitas, kami yakin bisa mengolah lebih banyak sampah,” katanya.

Kehadiran TPST Sentiong Cimahi menjadi bukti nyata bagaimana inovasi teknologi bisa mengubah masalah klasik perkotaan menjadi solusi energi hijau yang berkelanjutan. (vit)

Berita Terbaru
Selasa, 15 Sep 2026 22:38 WIB

Kata Pertama Suahasil Jadi Menteri Keuangan, Ingin Jaga Keuangan Negara

Suahasil Nazara resmi menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.
Selasa, 15 Sep 2026 18:50 WIB

129 Penumpang Masih Hilang, Notice to Mariners Disebar

Pemerintah fokus optimalkan pencarian dan penanganan penumpang tenggelam KMP Virgo Transport 8.
Senin, 14 Sep 2026 14:22 WIB

Korban Tenggelam KMP Virgo Transport 8 Ditemukan, 6 Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 114 korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 dari perairan Masalembo, Laut Jawa.
Sabtu, 12 Sep 2026 17:11 WIB

Kangen Band Disebut Bubar, Personelnya Ungkap Ada Kezaliman

Kangen Band, grup musik pop Melayu asal Lampung sejak 2005 dikabarkan bubar.
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.