x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Sumut Lumpuh, Korban Longsor Sibolga Capai 33 Jiwa

Editor :

WARTALENTERA-Sumut lumpuh, korban longsor Sibolga capai 33 jiwa. Dari total korban 62 meninggal dunia sejauh ini paling banyak berasal dari Sibolga, sebanyak 33 jiwa.

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) merilis perkembangan terbaru jumlah korban jiwa akibat banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumut. Tim gabungan dari TNI, Polda Sumut, Basarnas, dan BPBD masih melakukan pencarian di sejumlah lokasi karena puluhan warga masih dinyatakan hilang, setelah diterjang banjir bandang dan longsor yang terjadi secara bersamaan di berbagai daerah.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, lokasi bencana yang terdampak banjir bandang dan longsor mencapai 367 titik di wilayah hukum Polda Sumut. "Dari 367 lokasi bencana tersebut, data sementara terdapat 62 orang korban meninggal dunia, dan yang paling terbanyak terdapat di musibah banjir bandang yang ada di Kota Sibolga mencapai 33 orang," kata Kombes Ferry, Jumat (28/11/2025).

"Untuk korban ada 222 orang, di antaranya 62 orang meninggal dunia, luka-luka ada 82 orang dan yang masih dalam pencarian ada 65 orang. Terbanyak ada di Sibolga ada 33 orang," sambungnya.

Daerah lain yang mencatat korban meninggal dunia, antara lain Tapanuli Tengah empat orang, Tapanuli Selatan 18 orang, Humbahas dua orang, Pakpak Bharat dua orang, Padangsidimpuan satu orang, Nias Selatan satu orang, dan Binjai satu orang. Hingga Jumat (28/11/2025), tim gabungan masih berupaya melakukan pencarian terhadap 65 warga yang belum ditemukan.

Selain itu, petugas juga bekerja membersihkan material longsor yang menutup sejumlah akses jalan utama, sehingga menghambat mobilisasi bantuan. Upaya pemulihan lain juga dilakukan.

Polda Sumut mengerahkan kendaraan communication mobile (comob) guna menyediakan jaringan wifi gratis bagi para korban banjir di Tapanuli Tengah. Layanan ini diberikan untuk memudahkan para penyintas berkomunikasi dengan keluarga mereka, mengingat banyak jaringan telekomunikasi yang terdampak bencana.

Banjir bandang dan longsor yang melanda berbagai daerah di Sumut ini menjadi salah satu bencana paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir, dengan skala kerusakan yang luas dan proses pencarian yang masih terus berlangsung. (sic)

Berita Terbaru
Sabtu, 12 Sep 2026 17:11 WIB

Kangen Band Disebut Bubar, Personelnya Ungkap Ada Kezaliman

Kangen Band, grup musik pop Melayu asal Lampung sejak 2005 dikabarkan bubar.
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.
Rabu, 09 Sep 2026 17:11 WIB

Diduga Hilang Dua Hari di Selat Sunda, Lima Jurnalis Belum Ditemukan

Hari kedua pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau belum juga ditemukan.
Selasa, 08 Sep 2026 06:20 WIB

Bandara Beroperasi Kembali, Anak Sekolah Masih Pembelajaran Jarak Jauh

Hari ini Bandara Soekarno Hatta mulai beroperasi kembali, pembelajaran jarak jauh sekolah masih berlaku.