x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Pengakuan Kebaya sebagai Warisan Budaya, Buka Peluang Besar di Sektor Ekonomi Kreatif

WARTALENTERA - Pengakuan kebaya sebagai warisan budaya dunia membuka peluang besar bagi sektor ekonomi kreatif, khususnya dalam industri mode. Hal ini terbukti dari meningkatnya permintaan terhadap kebaya baik di pasar lokal maupun internasional.

Demikian disampaikan Desainer busana pendiri Burgo Indonesia Fashion School Jenny Yohana Kansil seperti yang dikutip dari Antara, Sabtu (7/12/2024).

"Permintaan terhadap kebaya akan meningkat, baik di pasar lokal maupun internasional. Hal ini akan mendorong perkembangan usaha kecil dan menengah, seperti pembuat kain tradisional, penjahit, hingga desainer untuk mengembangkan produk kebaya yang berkualitas dan kompetitif di pasar global," kaya Jenny.

Jenny menyebut kebaya sebagai "kanvas" yang dapat memuat tradisi maupun inovasi, memungkinkan penerapan berbagai interpretasi modern dengan tetap mengedepankan akar budaya. Dengan sifat yang demikian, imbuhnya, kebaya punya peluang besar untuk diterima di pasar fesyen global.

Ia mengemukakan bahwa kebaya bisa menjadi salah satu produk unggulan Indonesia di pasar fesyen dunia jika dikemas dengan desain yang tepat.

Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (The United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization/UNESCO) dalam Sidang Komite Antarpemerintah tentang Warisan Budaya Takbenda di Paraguay pada 4 Desember 2024 memutuskan untuk memasukkan kebaya dalam daftar warisan budaya tak-benda kemanusiaan.

"Kebaya: Pengetahuan, Keterampilan, Tradisi, dan Praktik" dimasukkan ke dalam Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan UNESCO berdasarkan usul dari Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, dan Thailand.

Jenny mengatakan bahwa pengakuan kebaya sebagai warisan budaya tak-benda kemanusiaan semestinya menjadi pengingat bagi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan kebudayaan Indonesia.

"Ini adalah momen bersejarah yang menegaskan keunikan dan kekayaan budaya Indonesia di mata dunia. Kebaya bukan sekadar pakaian, tetapi juga simbol identitas, keanggunan, dan warisan leluhur yang harus kita banggakan," katanya.

Setelah pengakuan kebaya sebagai warisan budaya tak-benda kemanusiaan, Jenny berharap pemerintah mengadakan program-program edukasi, pameran, festival, dan lomba desain kebaya untuk mendukung upaya pelestarian kebaya.

Masyarakat juga diharapkan berpartisipasi aktif dalam upaya pelestarian dengan lebih sering mengenakan kebaya dalam kegiatan sehari-hari.

Jenny mengatakan bahwa masyarakat bisa memanfaatkan platform media sosial untuk membantu mempromosikan pemakaian kebaya.

Sebagai pemilik lembaga pendidikan mode, dia pun siap mendukung upaya pelestarian kebaya melalui edukasi.

"Burgo Indonesia siap mendukung para pelaku kreatif, khususnya di bidang fesyen, untuk mengembangkan produk kebaya yang berkualitas dan kompetitif di pasar global, yaitu kebaya dengan sentuhan inovatif, tanpa menghilangkan esensi tradisionalnya," kata Jenny. (inx)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu