x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Total 60 Jenazah Ditemukan Tim SAR Gabungan Longsor Cisarua hingga Hari Ketujuh

Editor :

WARTALENTERA-Total 60 jenazah ditemukan Tim SAR Gabungan Longsor Cisarua. Tim Search and Rescue (SAR) gabungan memutuskan untuk melanjutkan operasi pencarian terhadap 20 korban yang masih dinyatakan hilang akibat bencana tanah longsor di Kampung Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Keputusan ini diambil setelah tim melakukan evaluasi menyeluruh pada hari ketujuh operasi, Jumat (30/1/2026). Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyampaikan bahwa kondisi cuaca yang relatif mendukung pada hari ini sangat membantu proses evakuasi.

“Berdasarkan hasil evaluasi hari ketujuh, masih terdapat 20 korban dilaporkan hilang dan pencarian akan terus dilanjutkan. Alhamdulillah, hari ini cuaca sangat membantu dan kami berhasil mengevakuasi lima body pack (kantong jenazah),” ujar Syafii di Bandung, dikutip Sabtu (31/1/2026).

Dengan tambahan hasil hari ini, total korban yang berhasil dievakuasi sejak hari pertama hingga hari ketujuh mencapai 60 kantong jenazah. Sementara itu, data Disaster Victim Identification (DVI) Polri mencatat sebanyak 44 jenazah telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Syafii menjelaskan adanya perkembangan jumlah korban seiring proses asesmen lapangan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh Search Management Cell (SMC), Incident Commander (IC), serta tim DVI Polri. “Laporan awal menyebutkan 113 orang terdampak dari 34 kepala keluarga. Namun, perkembangan terbaru menunjukkan terdapat 158 warga yang dilaporkan hilang dari 35 kepala keluarga. Dinamika data ini merupakan bagian dari proses verifikasi operasi di lapangan,” jelasnya.

Tantangan Medan dan Modifikasi Cuaca

Meskipun menghadapi medan yang berat dan cuaca yang tidak menentu dalam sepekan terakhir, operasi SAR tetap diupayakan maksimal selama 24 jam. Operasi ini juga didukung oleh upaya teknologi modifikasi cuaca dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna meminimalkan potensi hujan di area pencarian.

“Kondisi medan memang belum ideal, namun tanggap darurat telah ditetapkan selama 14 hari. Kami berharap sebelum masa tersebut berakhir, seluruh korban sudah dapat ditemukan,” ungkap Syafii.

Ia juga meminta dukungan doa dari seluruh lapisan masyarakat agar proses pencarian berjalan lancar dan segera memberikan kepastian bagi keluarga korban. "Operasi SAR akan terus kami lanjutkan selama masih ada harapan. Kami mohon doa agar seluruh proses berjalan aman dan lancar," pungkasnya. (sic)

Berita Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Rabu, 28 Okt 2026 09:04 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa BEM UI, Hindari Kawasan Monas dan Bundaran HI

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil berjalan tertib.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.
Senin, 26 Okt 2026 13:01 WIB

Perkuat Tata Kelola Arus Saham, BEI Tambah Anggota HSC

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) yang baru.
Minggu, 25 Okt 2026 13:29 WIB

Dari Gelaran WCCE 2026 hingga Eksistensi Pasar Wiwitan di SCBD

Ekonomi kreatif harus menjadi pemersatu tanpa perbedaan. Disampaikan di forum WCCE 2026.