x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Timur 1 Dikebut

WARTALENTERA - Pemerintah tengah melanjutkan pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) di Jawa Timur. Pembangunan permanen dilaksanakan di lima lokasi, yaitu Kabupaten Gresik, Tuban, Sampang, Jombang, serta Kota Surabaya.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan permanen sekolah rakyat itu sebagai bagian dari upaya pemerintah memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan yang berkualitas.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Penyediaan infrastruktur pendidikan yang layak menjadi fondasi penting untuk mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing.

“Kementerian PU memastikan fasilitas pendidikan Sekolah Rakyat dibangun secara cepat, tepat, dan berkualitas agar segera dimanfaatkan masyarakat,” kata Menteri Dody di Jakarta, Senin (9/2/2026). Dia menyebutkan pembangunan permanen Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur 1 dilaksanakan di lima lokasi, yaitu Kabupaten Gresik, Tuban, Sampang, Jombang, serta Kota Surabaya.

Pekerjaan itu didanai melalui APBN Tahun Anggaran 2025-2026 dengan total nilai sekitar Rp1,165 triliun (termasuk PPN), dengan penyedia jasa Waskita–CAG KSO.

Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur 1 dibangun  dengan konsep kawasan pendidikan terpadu yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung pembelajaran dan hunian.

Fasilitas yang dibangun meliputi gedung sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama siswa putra dan putri, asrama guru, gedung serbaguna, masjid dan gedung ibadah, lapangan olahraga, lapangan upacara, kantin, ruang terbuka hijau, serta sistem pengolahan air limbah (IPAL).

Kontrak pekerjaan telah ditandatangani pada 28 November 2025 dan ditargetkan tuntas pada akhir Juni 2026, sehingga diharapkan kegiatan belajar mengajar dapat dimulai pada tahun ajaran 2026-2027.

Secara nasional, Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II dilaksanakan di 104 lokasi yang tersebar di 32 provinsi dan 102 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Program itu ditargetkan dapat menampung sekitar 112.320 siswa dengan total 3.744 rombongan belajar (rombel), terdiri dari 1.872 rombel SD, 936 rombel SMP, dan 936 rombel SMA. (vit)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu
Jumat, 05 Jun 2026 17:48 WIB

Realisasi Anggaran MBG Sudah Mencapai Rp88,15 Triliun

WARTALENTERA - Pemerintah sepertinya tidak main-main soal program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pasalnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa