x  skyscraper
x  skyscraper

Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 99.600 Butir Happy Five dari Tangan WN Malaysia

WARTALENTERA-Bareskrim Polri gagalkan peredaran99.600 butir Happy Five (H5) di wilayah Dumai, Riau, Kamis (12/2/2026). Dalam operasi ini, polisi menangkap seorang warga negara Malaysia bernama Muhammad Syafiq yang membawa puluhan ribu butir barang haram tersebut.

"Berdasarkan hasil penangkapan dan penggeledahan di kamar hotel, tim gabungan menemukan tiga buah koper yang berisi kurang lebih 99.600 butir narkotika jenis Happy Five (H5) yang dibungkus menggunakan plastik wrap. Setiap bungkus berisi 1.200 butir," kata Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso, Jumat (13/2/2026).

Ia menambahkan, pengungkapan ini bermula saat pihaknya mendapat informasi adanya peredaran narkoba pada 11 Februari 2026. Operasi senyap langsung dilakukan Tim Gabungan Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dipimpin Kombes Pol Handik Zusen bersama Satgas NIC dipimpin Kombes Pol Kevin Leleury, dan Kompol Tomy Haryono dan tim.

Hingga akhirnya, tim melakukan penyisiran di wilayah Kota Dumai, Riau dan berhasil menangkap tersangka di sebuah kamar hotel pada Kamis, 12 Februari 2026. Dari penyelidikan, puluhan ribu barang bukti happy five senilai Rp39,8 miliar disita. Penyitaan ini bisa menyelamatkan 19.920 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

“Nilai konversi barang bukti diperkirakan sebesar kurang lebih Rp39.840.000.000 dengan estimasi potensi penyelamatan sekitar 19.920 jiwa,” tuturnya. Sementara untuk hasil interogasi awal, Muhammad Syafiq Bin Mohd Suhaimi mengaku mendapat tawaran pekerjaan sebagai kurir narkoba dari temannya Abu Faiz dari Malaysia.

Ia diminta membawa tiga koper berisi narkotika Happy Five. “Setelah menerima tawaran tersebut, tersangka dihubungi oleh seseorang yang mengaku bernama Abu Ubaida dan diminta untuk mengunduh aplikasi Zangi sebagai sarana komunikasi,” jelas Eko.

Namun, semua rencana yang disusun Muhammad Syafiq Bin Mohd Suhaimi berhasil terendus petugas hingga berhasil digagalkan. Saat ini, polisi masih mengembangkan kasus. (sic)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu