x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Terancam Kehilangan Status Safe Haven, Dolar AS Melemah di Mata Global

Editor :

WARTALENTERA-Terancam kehilangan status safe haven, seiring pasar global menyesuaikan diri dengan tatanan geopolitik baru. Deutsche Bank AG memperingatkan dolar AS berpotensi kehilangan status tradisionalnya sebagai safe haven.

“Pernyataan ini tidak kami buat sembarangan. Namun, kecepatan dan skala pergeseran global begitu cepat sehingga kemungkinan ini perlu diakui,” kata Global Head of FX strategy Deutsche Bank, George Saravelos, melansir MSN, Senin (16/2/2026).

Menurutnya, sulit untuk melebih-lebihkan besarnya perubahan yang terjadi dalam hubungan ekonomi dan geopolitik global dalam hitungan hari. Kekhawatiran Deutsche Bank muncul setelah pelemahan dolar AS pada Selasa (11/2/2026), yang mengejutkan para investor yang mempertaruhkan penguatan mata uang tersebut.

Indeks dolar AS turun hingga 0,7 persen, meski Amerika Serikat melanjutkan pemberlakuan tarif terhadap mitra dagangnya, yang diperkirakan sebagian besar akan mendukung mata uang tersebut. “Apa yang menonjol dalam reaksi pasar hari ini adalah dolar AS tidak menguat secara signifikan. Pergerakan ini tidak kami perkirakan di awal tahun,” tulis Saravelos.

Ia menyoroti penurunan korelasi historis antara dolar AS dan aset berisiko, serta defisit neraca berjalan AS yang semakin besar, yang biasanya menjadi batas “overvaluasi” dolar AS. Saat ini, timnya menilai posisi dolar AS netral. Upaya Uni Eropa untuk mempercepat peningkatan belanja pertahanan sebagai respons atas penarikan mendadak jaminan keamanan Amerika Serikat di benua tersebut juga menjadi faktor.

Pekan lalu, Deutsche Bank mencabut pandangan negatif jangka panjang terhadap euro. “Kesimpulannya, kami mulai lebih terbuka terhadap kemungkinan tren pelemahan lebih luas bagi dolar AS. Dua pilar peran Amerika Serikat di dunia tengah diuji secara fundamental: jaminan keamanan bagi Eropa dan penghormatan terhadap perdagangan bebas berbasis aturan,” tuntasnya. (sic)

Berita Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Rabu, 28 Okt 2026 09:04 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa BEM UI, Hindari Kawasan Monas dan Bundaran HI

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil berjalan tertib.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.
Senin, 26 Okt 2026 13:01 WIB

Perkuat Tata Kelola Arus Saham, BEI Tambah Anggota HSC

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) yang baru.
Minggu, 25 Okt 2026 13:29 WIB

Dari Gelaran WCCE 2026 hingga Eksistensi Pasar Wiwitan di SCBD

Ekonomi kreatif harus menjadi pemersatu tanpa perbedaan. Disampaikan di forum WCCE 2026.