x  skyscraper
x  skyscraper

Resmi, Panasonic Hentikan Produksi TV Dialihkan ke Perusahaan China Skyworth

WARTALENTERA-Resmi, Panasonic hentikan produksi TV mereka. Mereka menyerahkan manufaktur, pemasaran, serta penjualan TV bermerek Panasonic kepada perusahaan asal China, Skyworth.

Melansir FlatpanelsHD, Jumat (27/2/2026), pengumuman ini disampaikan dalam sebuah acara peluncuran yang digelar perusahaan. Dalam kerja sama tersebut, Skyworth akan memimpin penjualan, pemasaran, dan logistik di sejumlah wilayah, termasuk Amerika Serikat dan Eropa.

Sementara itu, Panasonic akan tetap terlibat melalui penyediaan keahlian teknis dan pengawasan kualitas untuk menjaga standar audiovisualnya, termasuk pengembangan bersama model OLED kelas atas. Panasonic juga menyatakan akan tetap memberikan dukungan untuk seluruh TV Panasonic yang terjual hingga Maret 2026, serta produk yang tersedia mulai April 2026. Skyworth sendiri merupakan merek TV yang berbasis di Shenzhen, China.

Perusahaan ini mengklaim sebagai salah satu dari tiga penyedia platform Android TV terbesar di dunia. Laporan firma riset Omdia pada Juli menyebut Skyworth termasuk lima besar merek TV berdasarkan pendapatan penjualan global pada kuartal I 2025, meski posisinya disebut belum konsisten.

Keputusan ini menjadi kelanjutan dari langkah Panasonic yang telah lama mengurangi keterlibatannya di bisnis televisi. Saat era TV plasma mendominasi pasar, Panasonic sempat menjadi pemimpin.

Melansir ARS Technica, Jumat (27/2/2026), pada 2010, Panasonic menguasai 40,7 persen pasar panel plasma global, mengungguli Samsung dan LG, berdasarkan data DisplaySearch. Namun pada Maret 2014, Panasonic menghentikan produksi TV plasma dengan alasan meningkatnya minat terhadap TV LCD layar datar serta tekanan ekonomi pasca kebangkrutan Lehman Brothers.

Saat itu, bisnis TV plasma Panasonic dilaporkan sudah tidak lagi menghasilkan keuntungan selama beberapa tahun. Pada tahun yang sama, Panasonic mulai mengurangi bisnis TV di Amerika Serikat dan sepenuhnya keluar dari pasar tersebut pada 2016.

Pada 2021, perusahaan mengungkapkan akan mengalihdayakan seluruh produksi TV ke pihak ketiga yang tidak disebutkan namanya. Meski sempat kembali ke pasar AS pada 2024 dengan TV OLED dan Mini LED yang disebut dirancang dan dikembangkan di Jepang, pada Februari 2025 Presiden Panasonic Yuki Kusumi menyatakan perusahaan “siap menjual” bisnis TV jika diperlukan.

Dengan kesepakatan bersama Skyworth, Panasonic dinilai dapat mengurangi sumber daya yang dialokasikan untuk bisnis televisi, namun tetap memperoleh pendapatan dari penjualan TV bermerek Panasonic. Langkah ini juga menandai semakin berkurangnya produksi TV di Jepang.

Sejumlah perusahaan Jepang lain seperti Sharp, Toshiba, Hitachi, dan Pioneer telah lebih dulu meninggalkan produksi TV. Awal tahun ini, Sony yang berbasis di Tokyo juga mengumumkan penjualan 51 persen bisnis hiburan rumahnya, termasuk TV, kepada TCL yang berbasis di China.

Dalam acara peluncuran kemitraan tersebut, Panasonic juga memamerkan dua prototipe TV OLED, termasuk satu model yang menggunakan panel Tandem WOLED terbaru dari LG Display. Hal ini mengindikasikan kemungkinan hadirnya desain TV baru dengan logo Panasonic dalam waktu dekat. (sic)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu