x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Tambah Sejuta Lebih dalam Setahun, Penduduk RI Tembus 288 Juta Jiwa di Semester II-2025

Editor :

WARTALENTERA-Tambah sejuta lebih dalam setahun, penduduk RI tembus 288 juta jiwa di semester II-2025. Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil merilis Data Kependudukan Bersih Semester II Tahun 2025. Jumlah penduduk Indonesia tercatat 288.315.089 jiwa.

Direktur Jenderal Dukcapil Teguh Setyabudi mengatakan jumlah tersebut meningkat dari semester sebelumnya. Penambahan penduduk mencapai 1.621.396 jiwa.

Jumlah penduduk laki-laki tercatat 145.498.092 jiwa. Sementara jumlah penduduk perempuan mencapai 142.816.997 jiwa.

Menurut Teguh, rasio penduduk laki-laki sedikit lebih tinggi dibanding perempuan. Namun rasio tersebut masih dalam batas normal secara demografi.

“Rasio ini masih normal dan menjadi dasar perencanaan kebijakan jangka panjang,” kata Teguh saat merilis Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester II Tahun 2025 di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, dikutip Sabtu (14/3/2026). Ia menjelaskan, data kependudukan menjadi dasar berbagai kebijakan pemerintah.

Data tersebut digunakan untuk pelayanan publik hingga perencanaan pembangunan. Teguh menyebut, data dihimpun dari berbagai layanan administrasi kependudukan. Di antaranya perekaman biometrik KTP elektronik dan pencatatan kelahiran.

Selain itu termasuk pencatatan kematian, perpindahan penduduk, serta pencatatan perkawinan dan perceraian. Seluruh data dihimpun dari pelayanan Dukcapil di seluruh Indonesia.

Menurutnya Data Kependudukan Bersih menggambarkan kondisi demografi nasional secara faktual. Data tersebut menjadi rujukan bagi pemerintah dan dunia usaha.

Sebaran penduduk Indonesia masih terkonsentrasi di Pulau Jawa. Wilayah ini dihuni sekitar 55,55 persen penduduk nasional.

Pulau Sumatera menempati posisi kedua dengan 21,88 persen. Sementara wilayah lain memiliki proporsi penduduk lebih kecil.

Ia juga memaparkan capaian perekaman KTP elektronik nasional. Perekaman mencapai 97,47 persen dari total wajib KTP.

Jumlah tersebut setara 206.467.957 jiwa dari total wajib KTP. Sementara sekitar 5,3 juta jiwa belum melakukan perekaman.

Menurutnya, kelompok tersebut umumnya berada di wilayah sulit dijangkau. Faktor geografis dan administratif menjadi penyebab utama.

Karena itu Dukcapil terus memperkuat layanan jemput bola di berbagai daerah. Upaya ini dilakukan agar seluruh warga terlayani administrasi kependudukan.

“Langkah ini untuk memastikan prinsip no one left behind. Jadi seluruh warga terlayani," ujarnya. (sic)

Berita Terbaru
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.
Rabu, 09 Sep 2026 17:11 WIB

Diduga Hilang Dua Hari di Selat Sunda, Lima Jurnalis Belum Ditemukan

Hari kedua pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau belum juga ditemukan.
Selasa, 08 Sep 2026 06:20 WIB

Bandara Beroperasi Kembali, Anak Sekolah Masih Pembelajaran Jarak Jauh

Hari ini Bandara Soekarno Hatta mulai beroperasi kembali, pembelajaran jarak jauh sekolah masih berlaku.
Minggu, 06 Sep 2026 09:09 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Hujan Abu Sampai Bogor, Bandara Soetta Ditutup

Hujan abu vulkanik sudah mencapai wilayah Bogor dan Bandara Soekarno Hatta ditutup.