x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Tren Olahraga Lari, Ada Aturan Hindari Cedera

Editor :

WARTALENTERA - Olahraga lari sangat diminati warga metropolitan. Apalagi, olahraga yang satu ini terkenal murah meriah. Namun, tidak semua orang bisa langsung berlari karena justru rawan cedera. Ada langkah-langkah dan tips yang perlu dilalui oleh seorang pelari pemula.

Dokter Tirta menjelaskan olahraga lari untuk pemula berfokus pada konsistensi dan teknik dasar (20-30 menit, metode jalan-lari). Sementara untuk pelari master atau yang berpengalaman, fokus pada peningkatan volume, intensitas (interval), dan variasi medan (trail run) untuk menjaga kekuatan otot. Pemula disarankan lari 2-4 kali/minggu, sedangkan master 3-5 kali.

Dia juga mengungkapkan beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh pemula ketika mulai masuk ke dunia lari. Menurutnya, penting untuk setiap pelari mengenali tubuhnya masing-masing sebelum mulai berolahraga. Itu untuk mencegah pemula berlari secara berlebihan, melebihi kapasitas dari tubuh. "Semua pelari yang pro itu awalnya pasti dari pemula dulu. Jadi jangan terpacu kepada jam. Lari saja merasakan body, rasakan tubuhmu, jadi misalnya sudah ngerasa ngos-ngosan ya berhenti, kalau sudah sesak napas, dikurangi pace-nya," kata dr Tirta.

Lantas kapan menambah kecepatan? Dokter Tirta menyebut waktu yang tepat untuk meningkatkan kecepatan adalah ketika pelari sudah mengenali kapasitas dan kemampuan tubuhnya. Pada kondisi itu, dipersilahkan untuk mencapai target waktu yang diinginkan.

Sementara itu dari halaman alodok disebutkan ada beberapa panduan lari untuk pemula. Pertama, mulailah lari dengan metode Jalan-Lari. Gunakan metode run-walk-run, misalnya: lari 1 menit, jalan 2 menit untuk mencegah kelelahan berlebih. Kemudian, fokus pada durasi 20–30 menit, bukan jarak, 2-4 kali seminggu.

Untuk teknik dasar, jaga tangan setinggi pinggang dengan lengan ditekuk 90 derajat. Lakukan peregangan dinamis sebelum berlari dan statis setelahnya. Perlengkapan yang digunakan seperti sepatu lari yang tepat untuk menghindari cedera. 

Sementara itu, untuk panduan lari bagi yang berpengalaman (master) dengan memasukkan trail run(lari di medan tidak rata) untuk meningkatkan kekuatan otot, keseimbangan, dan stabilitas. Tingkatkan volume atau kecepatan secara bertahap atau tidak lebih dari 10 persen per minggu.

Latihan pendukung, menambahkan latihan kekuatan (strength training) untuk kaki dan otot inti. Interval Training, menggunakan metode latihan interval untuk meningkatkan kecepatan. 

Secara umum, baik untuk pelari pemula atau master, ada tips yang harus diikuti keduanya yakni melakukan pemanasan 5-10 menit (jalan cepat/jalan di tempat), memilih tempat lari yang aman (taman atau jogging track), mendengarkan tubuh artinya istirahat jika merasa lelah atau sakit. Ingat, konsistensi lebih penting daripada kecepatan di awal. (vit)

Berita Terbaru
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.
Senin, 26 Okt 2026 13:01 WIB

Perkuat Tata Kelola Arus Saham, BEI Tambah Anggota HSC

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) yang baru.
Minggu, 25 Okt 2026 13:29 WIB

Dari Gelaran WCCE 2026 hingga Eksistensi Pasar Wiwitan di SCBD

Ekonomi kreatif harus menjadi pemersatu tanpa perbedaan. Disampaikan di forum WCCE 2026.
Sabtu, 24 Okt 2026 09:01 WIB

Tangani Karhutla Kalsel, Bersihkan 11,25 Km Saluran Riam Kanan Sebagai Sumber Air Heli Water Bombing

Pemerintah menangani kebakaran hutan di Kalimantan Selatan dengan penyediaan sumber air beserta sarana dan prasarana.
Jumat, 23 Okt 2026 21:05 WIB

Tingkatkan Pertumbuhan Ekosistem Kreatif Nasional, Bank Artha Graha Internasional Gandeng WCCE 2026

Bank Artha Graha Internasional menjadi mitra strategis dalam ajang The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026.