x  skyscraper
x  skyscraper

Pengelola Tol Cisumdawu Berlakukan Contraflow Selama Empat Bulan

WARTALENTERA-Pengelola Tol Cisumdawu berlakukan contraflow. Pihaknya terpaksa melakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow selama empat bulan akibat pergerakan tanah yang menyebabkan retakan sepanjang 80 meter di kilometer 207+300 tol tersebut di wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Direktur Utama PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) Agustinus Sudrajat di Sumedang, Rabu (8/4/2026), mengatakan retakan yang muncul dengan panjang sekitar 80 meter dan kedalaman mencapai 2 meter ini diakibatkan oleh curah hujan dengan intensitas tinggi. "Retakan ini kami identifikasi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi, serta kondisi wilayah yang berada di area perbukitan," paparnya.

Ia menyampaikan, bahwa pihaknya telah memastikan fungsi drainase berjalan optimal serta melakukan penutupan sementara dan pengalihan arus kendaraan. Pengalihan arus kendaraan tersebut dilakukan terhadap kendaraan dari arah Bandung menuju Cirebon yang diarahkan keluar melalui Gerbang Tol Paseh.

Untuk penanganan jangka panjang, kata dia, akan dilakukan penguatan struktur menggunakan bore pile dengan kedalaman sekitar 30 meter dan panjang penanganan mencapai 100 meter. Selain itu, pihaknya bersama kepolisian akan menerapkan contraflow di jalur B arah Bandung, mulai KM 206+125 hingga KM 208+200.

"Selama contraflow berlangsung tidak ada pembatasan kendaraan, seluruh kendaraan masih bisa melintas," ujarnya. Sementara itu, Kanit PJR Tol Cisumdawu Iptu Deny Ruchyat mengatakan rekayasa lalu lintas tersebut diperkirakan berlangsung selama tiga hingga empat bulan, menyesuaikan dengan proses perbaikan di lapangan.

"Paling tidak contraflow dilakukan tiga sampai empat bulan selama masa perbaikan. Namun kami upayakan bisa lebih cepat," janjinya. Ia menambahkan, pelaksanaan contraflow direncanakan mulai diberlakukan pada Rabu (8/6/2026) nanti, setelah kesiapan sarana dan prasarana terpenuhi.

Petugas mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan mengurangi kecepatan saat melintasi ruas terdampak selama masa perbaikan berlangsung. (sic)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu