x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Intip Keunikan Burung Merpati di Pelataran Masjid Nabawi Arab Saudi

Editor :

WARTALENTERA - Pernah melihat ribuan burung merpati di pelataran Masjid Nabawi di Madinah dan Masjid Al Haram di Makkah, Arab Saudi? Mereka bukan burung biasa dan memiliki keunikan sehingga selalu menarik perhatian jemaah yang tengah beribadah umrah atau haji.

"Burung merpati ini jinak, tidak mengganggu, apalagi buang air sembarangan. Lucu kan mereka tidak pup sembarangan, padahal burung," kata Astutik, salah satu jemaah umrah asal Kendal, Jawa Tengah. Ya, ribuan burung merpati yang berterbangan bebas di area Masjid Nabawi seakan ikut menyambut jutaan umat muslim dunia yang akan melaksanakan ibadah haji dan umrah setiap tahunnya.

Seorang peneliti sejarah Makkah, Samir Ahmed Barqah, menjelaskan julukan merpati tempat suci berkaitan dengan keyakinan akan keselamatan mereka selama berada di Makkah. "Merpati di Masjidil Haram disebut merpati demam karena cara mereka berkeliaran di sekitar Tanah Suci Allah SWT. Burung-burung itu juga disebut merpati tempat suci karena mereka sangat yakin akan keselamatannya di Makkah," kata Barqah seperti dikutip dari Arab News.

Burung-burung tersebut telah menjadi salah satu landmark terkenal di Madinah dan Makkah. Ketika tidak sedang terbang di atas para pengunjung, mereka bertengger di antara sisi-sisi bangunan, mencari orang baik yang akan memberi mereka makanan. Bahkan, di pelataran Masjid Nabawi, ribuan burung itu sering dibuat spot foto unik oleh jemaah.

Disebutkan, asal-usul Burung Merpati di Masjidil Haram berhubungan dengan kasih sayang di antara merpati dan pengunjung Masjidil Haram yang telah ada sejak ratusan tahun yang lalu.

Barqah menyebut sejumlah orang menelusuri dan menyimpulkan merpati di Masjidil Haram atau di Masjid Nabawi adalah keturunan merpati di Gua Tsur pada masa hijrahnya Nabi Muhammad SAW.

Beberapa fakta unik dari burung merpati ini adalah memiliki warna sangat biru mulai dari kepala hingga leher, hitam pada ujung sayap dan ekornya, biru putih pada sisa tubuhnya, dan dua garis hitam pada ekornya. Kemudian, mereka tidak buang air besar di seluruh Kabah ataupun sekitarnya. Entah dimana mereka pup!

Saking istimewanya, Pemerintah Arab Saudi membangun enam menara di atas kanopi Jalan Masjidil Haram sebelah jembatan lebih dari sepuluh tahun yang lalu. Burung-burung itu merasa aman dan tenteram di Masjidil Haram. Tidak ada undang-undang yang khusus melarang perburuannya, tetapi aturan Allah SWT senantiasa melindungi mereka. Mereka berkembang biak di Makkah karena terdapat larangan untuk memburu mereka di Kota Suci.

Konon, burung merpati itu merupakan keturunan merpati yang melindungi Nabi Muhammad SAW di Gua Tsur, kawanan itu hidup bebas tanpa takut manusia, dan sering diberi makan oleh jemaah. Anak-anak dan orang dewasa senang mengejar-ngejar burung merpati itu dan dijadikan spot foto menarik yang instagramable. (vit)

Berita Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.
Senin, 26 Okt 2026 13:01 WIB

Perkuat Tata Kelola Arus Saham, BEI Tambah Anggota HSC

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) yang baru.
Minggu, 25 Okt 2026 13:29 WIB

Dari Gelaran WCCE 2026 hingga Eksistensi Pasar Wiwitan di SCBD

Ekonomi kreatif harus menjadi pemersatu tanpa perbedaan. Disampaikan di forum WCCE 2026.
Sabtu, 24 Okt 2026 09:01 WIB

Tangani Karhutla Kalsel, Bersihkan 11,25 Km Saluran Riam Kanan Sebagai Sumber Air Heli Water Bombing

Pemerintah menangani kebakaran hutan di Kalimantan Selatan dengan penyediaan sumber air beserta sarana dan prasarana.