x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Komdigi Gandeng Polri, Percepat Laporan Warga Korban Kejahatan Digital

Editor :

WARTALENTERA-Komdigi gandeng polri, percepat laporan warga. Meningkatnya kejahatan digital membuat Komdigi harus bergandengan tangan dengan Polri untuk memudahkan masyarakat melaporkan tindak kejahatan. Kementerian Komunikasi dan Digital menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Polri untuk memangkas alur koordinasi dan mempercepat respons terhadap laporan masyarakat.

Penandatanganan ini sejalan dengan meningkatnya kejahatan digital yang kian masif, termasuk kasus penipuan online, judi online, dan pemerasan berbasis seksual. Melihat fakta tersebut, Menkomdigi Meutya Hafid menyatakan bahwa pemerintah Indonesia membutuhkan penanganan yang lebih cepat serta terintegrasi.

“Kami mencatat kenaikan penipuan digital yang cukup tinggi. Kami juga menerima banyak keluhan mengenai pemerasan berbasis seksual (sextortion) hingga judi online, yang masih menjadi PR. Mudah-mudahan dengan MoU ini, kami bisa menekan kasus-kasus tersebut dalam satu tahun ke depan,” kata Meutya dalam keterangan pers, Selasa (14/4/2026).

Adapun pemangkasan alur kerja yang dimaksud adalah, proses yang sebelumnya membutuhkan surat-menyurat antar lembaga akan disederhanakan menjadi sistem yang lebih terintegrasi agar respons terhadap laporan masyarakat bisa lebih cepat.

Selain itu, kedua lembaga akan menyederhanakan layanan pengaduan. Saat ini, masyarakat mengenal beberapa kanal aduan, diantaranya melalui nomor telepon 110 dan 112.

Tapi ke depannya, sistem command center akan diintegrasikan agar laporan bisa masuk melalui satu pintu dan segera ditindaklanjuti. “Kami ingin 110 dan 112 digabungkan karena pada prinsipnya command center harus lebih efisien dan masyarakat yang ingin melakukan pelaporan bisa diterima lebih cepat,” imbuh Meutya.

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo menyatakan, kesepakatan ini memberi ruang bagi penanganan yang lebih cepat dan terkoordinasi di lapangan. “Maraknya penipuan online, judi online, dan berbagai bentuk scam harus direspons dengan langkah yang lebih optimal. Kami ingin mencegah munculnya korban baru dan memastikan setiap laporan bisa ditindak lebih cepat,” jelasnya. (sic)

Berita Terbaru
Sabtu, 12 Sep 2026 17:11 WIB

Kangen Band Disebut Bubar, Personelnya Ungkap Ada Kezaliman

Kangen Band, grup musik pop Melayu asal Lampung sejak 2005 dikabarkan bubar.
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.
Rabu, 09 Sep 2026 17:11 WIB

Diduga Hilang Dua Hari di Selat Sunda, Lima Jurnalis Belum Ditemukan

Hari kedua pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau belum juga ditemukan.
Selasa, 08 Sep 2026 06:20 WIB

Bandara Beroperasi Kembali, Anak Sekolah Masih Pembelajaran Jarak Jauh

Hari ini Bandara Soekarno Hatta mulai beroperasi kembali, pembelajaran jarak jauh sekolah masih berlaku.