x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Dari Lensa ke Narasi: 679 Karya Menghidupkan AJMH Thamrin 2026

Editor :

WARTALENTERA-Dari lensa ke narasi. Tim Seleksi Anugerah Jurnalistik MH Thamrin PWI Jaya 2026 melaporkan perkembangan signifikan dalam proses penerimaan karya peserta. Hingga Senin (13/4/2026), tercatat sebanyak 679 karya/naskah telah masuk dan terdokumentasi melalui berbagai platform media.

Komposisi karya menunjukkan distribusi yang beragam lintas medium. Sebanyak 300 link foto mendominasi kontribusi visual, diikuti 170 link teks yang mencerminkan kekuatan narasi tertulis peserta.

Dalam ranah penyiaran, partisipasi tercatat melalui 80 link TV streaming dan 110 link TV terestrial, yang menegaskan keterlibatan media elektronik dalam mendukung penyebarluasan informasi dan gagasan. Selain itu, terdapat 10 link tajuk rencana, 8 link infografis, serta 1 konten MP3 radio sebagai bentuk diversifikasi medium komunikasi.

Wacana “Menyongsong 500 DKI” menjadi salah satu benang merah dalam karya yang masuk, menghadirkan refleksi historis sekaligus proyeksi strategis terhadap arah pembangunan Jakarta menjelang lima abad keberadaannya. Dalam kerangka penyelenggaraan, Tim Seleksi Anugerah Jurnalistik MH Thamrin PWI Jaya 2026 menjalankan fungsi strategis dalam melakukan verifikasi, kurasi, dan penilaian awal terhadap seluruh karya secara objektif, terukur, serta berbasis pada standar profesional jurnalistik.

Ketua MHT 52-2026, Arman Suparman, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan indikator positif terhadap tingkat partisipasi publik dalam ruang gagasan yang difasilitasi secara kelembagaan. “Proses ini merupakan bagian dari upaya sistematis dalam menghimpun pemikiran kolektif melalui karya jurnalistik untuk menyongsong 500 tahun DKI Jakarta. Tingginya kontribusi yang masuk menunjukkan adanya kepercayaan publik terhadap mekanisme yang dibangun,” ujarnya dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (15/4/2026).

Ia menegaskan bahwa Anugerah Jurnalistik MH Thamrin tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga pada kualitas dan dampak. “Setiap karya akan melalui proses seleksi yang terukur dan objektif, dengan mempertimbangkan kedalaman analisis, relevansi isu, serta kontribusinya terhadap penguatan wacana publik,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, menekankan pentingnya memperluas basis partisipasi dalam kerangka kelembagaan yang inklusif. “PWI Jaya memandang bahwa proses ini perlu terus didorong dengan melibatkan lebih banyak unsur—baik dari kalangan pers, akademisi, komunitas, maupun generasi muda—agar tercipta ekosistem partisipasi yang representatif,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa partisipasi dari media yang berbadan hukum pers memiliki peran penting dalam menjaga kualitas dan kredibilitas karya yang masuk. “Kami mendorong agar peserta, khususnya dari kalangan media, berasal dari lembaga pers yang memiliki badan hukum yang jelas, sehingga setiap karya yang dihasilkan tetap berada dalam koridor profesionalisme dan etika jurnalistik,” tegasnya.

Menurutnya, keterlibatan media arus utama akan memperkuat legitimasi proses seleksi. “Keikutsertaan media yang kredibel tidak hanya memperkaya konten, tetapi juga menjamin akuntabilitas serta kualitas informasi yang disampaikan kepada publik,” tambahnya.

PWI Jaya mendorong terbentuknya ekosistem partisipasi yang sehat dan bertanggung jawab. “Kami mengajak seluruh insan pers yang berada dalam koridor kelembagaan yang sah untuk berpartisipasi aktif, sehingga ruang publik yang terbentuk benar-benar mencerminkan praktik jurnalistik yang profesional, berimbang, dan dapat dipercaya,” terangnya.

Kesit Budi Handoyo juga menyampaikan, bahwa pihaknya tengah menjajaki kemungkinan penyelenggaraan malam puncak MHT Awards 52-2026, kembali dilaksanakan di Balai Agung, Balai Kota, Pemprov DKI Jakarta. Dalam kerangka tersebut, momentum menuju 500 tahun Jakarta dipandang sebagai fase strategis yang memerlukan konsolidasi pemikiran lintas pemangku kepentingan.

Melalui Anugerah Jurnalistik MH Thamrin PWI Jaya 2026, proses seleksi karya diharapkan dapat menghasilkan kontribusi jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga memberi dampak nyata bagi pembangunan Jakarta ke depan. Secara keseluruhan, laporan tim seleksi ini menegaskan bahwa proses penerimaan karya tidak hanya mencerminkan tingginya partisipasi, tetapi juga menunjukkan berkembangnya ekosistem komunikasi publik yang terstruktur, kolaboratif, dan berbasis kelembagaan.

Untuk informasi lebih lanjut terkait dengan kegiatan MHT Awards 2026 ini, masyarakat dapat mengakses melalui media sosial resmi PWI Jaya di TikTok (@officialpwijaya), Instagram (pwijayaofficial), serta situs resmi www.pwijaya.or.id. (sic)

Berita Terbaru
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.
Senin, 26 Okt 2026 13:01 WIB

Perkuat Tata Kelola Arus Saham, BEI Tambah Anggota HSC

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) yang baru.
Minggu, 25 Okt 2026 13:29 WIB

Dari Gelaran WCCE 2026 hingga Eksistensi Pasar Wiwitan di SCBD

Ekonomi kreatif harus menjadi pemersatu tanpa perbedaan. Disampaikan di forum WCCE 2026.
Sabtu, 24 Okt 2026 09:01 WIB

Tangani Karhutla Kalsel, Bersihkan 11,25 Km Saluran Riam Kanan Sebagai Sumber Air Heli Water Bombing

Pemerintah menangani kebakaran hutan di Kalimantan Selatan dengan penyediaan sumber air beserta sarana dan prasarana.
Jumat, 23 Okt 2026 21:05 WIB

Tingkatkan Pertumbuhan Ekosistem Kreatif Nasional, Bank Artha Graha Internasional Gandeng WCCE 2026

Bank Artha Graha Internasional menjadi mitra strategis dalam ajang The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026.