x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Inggris dan Prancis Pimpin Misi Militer Internasional di Selat Hormuz

Editor :

WARTALENTERA-Inggris dan Prancis pimpin misi militer internasional di Selat Hormuz. Menurut PM Inggris Keir Starmer, hal itu dilakukan untuk memastikan kebebasan navigasi di Selat Hormuz segera setelah "kondisi memungkinkan”.

Pernyataan itu disampaikan setelah Starmer mengikuti KTT internasional yang diselenggarakan Prancis untuk keamanan maritim di Selat Hormuz. "Saya dapat memastikan bahwa, bersama dengan Prancis, Inggris akan memimpin misi multinasional untuk melindungi kebebasan navigasi segera setelah kondisi memungkinkan,” kata Starmer kepada wartawan setelah KTT yang diikuti perwakilan 49 negara tersebut, melansir media Sputnik, Sabtu (18/4/2026).

Ia menegaskan, bahwa misi pertahanan tersebut sepenuhnya bersifat damai guna menjamin keamanan pelayaran komersial dan mendukung pembersihan ranjau. ”Lebih dari belasan negara telah menyatakan kesediaan mereka untuk mengirim peralatan militer ke Selat Hormuz setelah gencatan senjata berkelanjutan antara Iran dan AS disepakati,” kata Starmer.

Ia mengundang semua pihak yang bersedia untuk bergabung dalam misi tersebut. Starmer juga mengumumkan pertemuan perwakilan kementerian pertahanan negara-negara yang berpartisipasi dalam misi tersebut, yang dijadwalkan akan berlangsung minggu depan di London.

"Selat itu harus segera dibuka kembali, tanpa pungutan dan tanpa pembatasan,” lanjutnya. Pada 13 April, Angkatan Laut AS mulai memblokade semua lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan-pelabuhan Iran di kedua sisi Selat Hormuz yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas alam cair dunia.

Washington membebaskan kapal-kapal selain Iran untuk melintasi Selat Hormuz, selama mereka tidak membayar pungutan kepada Teheran. Otoritas Iran belum mengumumkan pemberlakuan pungutan, tetapi telah membahas rencana tersebut.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap di Iran, hingga menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran menanggapi dengan menyerang wilayah Israel dan sejumlah fasilitas militer AS di Timur Tengah. Banyak negara di kawasan ini bahkan menutup sebagian atau seluruh wilaya udaranya, di tengah risiko serangan rudal dan pesawat nirawak. (sic)

Berita Terbaru
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Rabu, 28 Okt 2026 09:04 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa BEM UI, Hindari Kawasan Monas dan Bundaran HI

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil berjalan tertib.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.
Senin, 26 Okt 2026 13:01 WIB

Perkuat Tata Kelola Arus Saham, BEI Tambah Anggota HSC

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) yang baru.