x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Film Biopik Michael Raih Rp3,5 Triliun di Akhir Pekan Pertama

Editor :

WARTALENTERA - Film biopik Michael tentang legenda musik dunia Michael Jackson sukses mencetak sejarah di box office global. Film produksi Lionsgate ini meraih pendapatan sebesar Rp1,5 triliun di Amerika Utara dan Rp3,5 triliun secara global secara global hanya dalam akhir pekan pertama penayangannya.

Film biopik Michael memulai debutnya di box office internasional dengan meraih USD18,5 juta dolar atau Rp318,7 miliar pada hari pertama. Pendapatan tersebut terdiri dari Rp296,7 miliar pada Rabu, 22 April 2026 dan meraih Rp32,8 miliar dari penayangan awal pada Selasa, 21 April 2026.

Seperti diketahui, film biopik Michael ini resmi dirilis pada Jumat, 17 April 2026. Sepanjang akhir pekan, film ini diproyeksikan mendominasi box office global.

Meski mendapat ulasan kurang positif dari kritikus, performa awal film tetap kuat di berbagai negara. Pembukaan terkuat tercatat di Prancis dan Inggris serta Irlandia yang masing-masing meraih USD2,6 juta dolar atau setara Rp44,8 miliar.

Distribusi internasional film biopik Michael ini ditangani oleh Universal Pictures. Perusahaan tersebut menyebut capaian film ini melampaui performa awal ‘Bohemian Rhapsody’ dan ‘Oppenheimer’ di sejumlah wilayah.

Film yang disutradarai oleh Antoine Fuqua ini mengisahkan perjalanan awal Michael Jackson sejak masa bersama Jackson 5 hingga menjadi bintang dunia. Jaafar Jackson memerankan tokoh utama, didampingi Colman Domingo dan Nia Long yang berperan sebagai orang tuanya.

Sementara itu, Colman Domingo dan Nia Long memerankan orang tuanya, Joe dan Katherine Jackson. Meski meraih sukses besar secara komersial, film ini tidak lepas dari kritik.

Dengan biaya produksi mencapai USD170 juta atau Rp2,9 triliun film biopic Michael menjadi salah satu film biografi termahal yang pernah dibuat.

Sejumlah pengulas menilai Michael terlalu “aman” karena tidak menyinggung tuduhan pelecehan seksual terhadap Jackson di akhir kariernya. Namun, respons penonton justru jauh lebih positif.

Film ini mendapatkan nilai “A-” dari CinemaScore, menandakan penerimaan yang kuat dari audiens. Awalnya, naskah film sempat memuat kisah gugatan pelecehan pada 1993.

Awalnya, sutradara Antoine Fuqua dan produser Graham King berniat menyertakan babak kelam dalam hidup Jackson, termasuk kasus Jordan Chandler pada 1993. Namun, rencana ini terhenti ketika pengacara dari pihak estate (ahli waris) Jackson menyadari adanya batasan hukum yang sangat ketat.

Menurut sumber internal, sebuah klausul dalam perjanjian damai 1994 dengan keluarga Chandler melarang penggambaran sosok Chandler atau detail kejadian tersebut dalam media film.

Seorang sumber yang terlibat dalam produksi menyatakan kepada The Hollywood Reporter, "Mereka menyadari bahwa jika mereka memasukkan bagian itu, mereka akan menghadapi tuntutan hukum yang tidak akan pernah berakhir. Itu adalah mimpi buruk hukum yang ingin dihindari oleh semua orang."

Akibat kendala hukum tersebut, seluruh babak ketiga film harus ditulis ulang. Adegan pembuka yang awalnya memperlihatkan penggerebekan polisi di Neverland Ranch pada 1993 telah dihapus sepenuhnya.

Sebagai gantinya, film ini kini memiliki fokus kronologis yang berbeda. Cerita yang tadinya direncanakan mencakup hingga kematian Jackson pada 2009, kini dikabarkan berakhir jauh lebih awal, tepatnya pada puncak tur album Bad di akhir 1980-an. (inx)

Berita Terbaru
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.
Senin, 26 Okt 2026 13:01 WIB

Perkuat Tata Kelola Arus Saham, BEI Tambah Anggota HSC

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) yang baru.
Minggu, 25 Okt 2026 13:29 WIB

Dari Gelaran WCCE 2026 hingga Eksistensi Pasar Wiwitan di SCBD

Ekonomi kreatif harus menjadi pemersatu tanpa perbedaan. Disampaikan di forum WCCE 2026.
Sabtu, 24 Okt 2026 09:01 WIB

Tangani Karhutla Kalsel, Bersihkan 11,25 Km Saluran Riam Kanan Sebagai Sumber Air Heli Water Bombing

Pemerintah menangani kebakaran hutan di Kalimantan Selatan dengan penyediaan sumber air beserta sarana dan prasarana.
Jumat, 23 Okt 2026 21:05 WIB

Tingkatkan Pertumbuhan Ekosistem Kreatif Nasional, Bank Artha Graha Internasional Gandeng WCCE 2026

Bank Artha Graha Internasional menjadi mitra strategis dalam ajang The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026.