x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Berpotensi Ekspor, Kemenperin Dorong Daya Saing Industri Wewangian Lokal

Editor :

WARTALENTERA-Berpotensi ekspor, Kemenperin dorong daya saing industri wewangian lokal. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menilai industri kosmetik, parfum, dan wellness memiliki potensi besar menjadi pilar pertumbuhan industri nasional. Seiring meningkatnya permintaan pasar domestik serta penguatan kinerja ekspor.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, pemerintah terus mendorong daya saing industri kosmetik, parfum, dan wellness sebagai bagian dari strategi peningkatan nilai tambah industri nasional. Ia menyebut potensi pasar kosmetik dalam negeri sangat besar, mengingat jumlah penduduk Indonesia yang tinggi dengan dominasi usia produktif, sehingga menjadi pasar yang sangat menjanjikan.

“Pemerintah akan terus hadir melalui kebijakan yang mendukung, fasilitasi dan pembinaan, serta penguatan ekosistem industri agar mampu bersaing di tingkat global,” paparnya dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (5/5/2026). Menurutnya, sektor kosmetik nasional merupakan salah satu subsektor prioritas dengan kinerja yang baik.

Berdasarkan data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada 2025, jumlah pelaku industri kosmetik di Indonesia telah mencapai lebih dari 1.500 unit usaha, dengan lebih dari 90 persen di antaranya merupakan industri kecil dan menengah (IKM). Hal ini menunjukkan industri kosmetik tidak hanya didominasi perusahaan besar, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi wirausaha nasional dan IKM manufaktur.

Sementara itu, Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita menekankan pentingnya inovasi serta kemampuan IKM dalam membaca peluang pasar. “IKM kosmetik juga harus peka dan paham tentang berbagai standar keamanan dalam menghadirkan produk kosmetik yang berkualitas,” imbuhnya.

Dirinya menambahkan, keberadaan fasilitas manufaktur modern dan berstandar tinggi menjadi faktor penting dalam memperkuat struktur industri nasional. Fasilitas tersebut juga menjadi acuan pengembangan lini produksi IKM agar mampu bersaing secara nasional maupun global, seperti fasilitas Prioritas Wellness Indonesia di Tangerang, Banten.

“Pembukaan fasilitas produksi ini merupakan langkah strategis dalam pengembangan dan perluasan usaha. Sekaligus menjadi sinyal positif bahwa sektor manufaktur nasional, khususnya industri kosmetik, parfum, dan wellness, terus menunjukkan pertumbuhan dan daya tarik yang kuat bagi pelaku usaha,” tuturnya.

Reni menyampaikan nilai pasar industri kosmetik Indonesia pada 2025 mencapai sekitar USD9,74 miliar, dengan proyeksi pertumbuhan tahunan sebesar 4,33 persen hingga 4,37 persen. Selain itu, kinerja ekspor kosmetik juga meningkat dari USD416.800 pada 2024 menjadi USD473.800 pada 2025.

Dengan nilai pasar dan kinerja ekspor yang positif, industri kosmetik Indonesia memiliki peluang besar untuk memperkuat posisi di pasar global. “Hal ini perlu didukung dengan penguatan kapasitas produksi dalam negeri serta peningkatan kualitas produk agar mampu bersaing secara berkelanjutan,” tutupnya. (sic)

Berita Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Rabu, 28 Okt 2026 09:04 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa BEM UI, Hindari Kawasan Monas dan Bundaran HI

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil berjalan tertib.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.
Senin, 26 Okt 2026 13:01 WIB

Perkuat Tata Kelola Arus Saham, BEI Tambah Anggota HSC

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) yang baru.
Minggu, 25 Okt 2026 13:29 WIB

Dari Gelaran WCCE 2026 hingga Eksistensi Pasar Wiwitan di SCBD

Ekonomi kreatif harus menjadi pemersatu tanpa perbedaan. Disampaikan di forum WCCE 2026.