x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

136 Titik Perlintasan Sebidang KA Segera Diatasi

WARTALENTERA - Pemerintah fokus membangun jalan layang (flyover) atau jalan bawah tanah (underpass) untuk menghindari perlintasan sebidang kereta.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo siap berkolaborasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait untuk membangun flyover atau underpass untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang kereta.

Dia mengatakan perlintasan sebidang di seluruh wilayah Indonesia terbagi-bagi menjadi kewenangan kabupaten, provinsi, dan nasional. Untuk kewenangan nasional masih terdapat sekitar 136 titik perlintasan sebidang yang belum ditangani.

"Terdapat 136 titik lagi yang belum kita tangani. Itu nanti kita akan diskusi dengan Kemenhub dan para pemangku kepentingan terkait titik mana yang super prioritas akan kita kerjakan cepat. Tapi juga kembali lagi satu hal, lahan harus dari Pemda karena lahan di perlintasan sebidang sangat mahal," kata Dody di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Dia menambahkan bahwa penyediaan lahan untuk pembangunan flyover atau underpass merupakan kewajiban Pemda mengingat lokasi perlintasan sebidang rata-rata merupakan daerah prime sehingga harus dibicarakan dengan Pemda.

Dody juga menyampaikan pembangunan flyover atau underpass di perlintasan sebidang tergantung pada kondisi daerah setempat dan kesiapan lahannya. "Jadi belum tentu akan flyover semua, tergantung kondisi setempat dan kesiapan lahannya," katanya.

Sebagai informasi, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan anggaran Rp4 triliun yang bakal digunakan untuk memperbaiki 1.800 titik perlintasan kereta api (KA) bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sementara itu, Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria mengatakan program perbaikan lintasan kereta api memang menjadi bagian dari program kerja pemerintah tahun 2026. Itu menimbang pentingnya aspek keselamatan dari program tersebut.

Dia memastikan anggarannya berasal dari pemerintah, khususnya melalui Kementerian Perhubungan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas sarana dan prasarana perkeretaapian.

Presiden RI Prabowo Subianto sebelumnya mengatakan menyiapkan anggaran sekitar Rp4 triliun untuk memperbaiki 1.800 titik perlintasan kereta api di Pulau Jawa guna meningkatkan keselamatan transportasi publik.

Presiden menjelaskan bahwa ribuan titik perlintasan tersebut merupakan warisan infrastruktur sejak zaman Belanda yang sudah puluhan tahun tidak mendapatkan penanganan menyeluruh.

Menurut Prabowo, langkah itu diambil karena pemerintah menyadari banyak lintasan kereta api yang hingga saat ini tidak memiliki penjagaan, sehingga rawan kecelakaan. (vit)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu
Jumat, 05 Jun 2026 17:48 WIB

Realisasi Anggaran MBG Sudah Mencapai Rp88,15 Triliun

WARTALENTERA - Pemerintah sepertinya tidak main-main soal program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pasalnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa