x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Harga Emas Meroket, Investor Beralih ke Perak

WARTALENTERA - Harga logam mulia yang melambung tinggi membuat harga perak meroket. Pergerakan logam yang disebut 'kurang mulia' itu cenderung lebih agresif (volatil).

Tren perak memang selalu mengikuti bahkan kerap melonjak lebih tinggi dalam persentase dibandingkan emas. Fenomena itu dikenal dengan efek leverage (pengungkit), di mana pergerakan perak cenderung lebih agresif atau volatil dibanding logam mulia lainnya.

Dari berbagai sumber, disebutkan korelasi kuat antara perak dan emas itu didorong oleh beberapa faktor utama. Antara lain adanya efek kejar (Catch-up Rally). Secara historis, perak dianggap sebagai logam "adik" dari emas. Ketika emas melonjak menembus rekor, perak biasanya menyusul reli karena harganya dinilai masih jauh lebih terjangkau.

Kemudian, faktor kebutuhan industri (Double Demand). Berbeda dengan emas yang murni untuk investasi atau lindung nilai, perak sangat masif digunakan untuk kebutuhan industri seperti panel surya, kendaraan listrik, dan infrastruktur elektronik. Tingginya permintaan ini memicu defisit pasokan global dan turut mengerek harga.

Faktor Sentimen Global juga berperan sebagai faktor makro seperti ekspektasi perubahan suku bunga, inflasi, dan ketidakpastian geopolitik turut membuat investor melirik aset keras (hard assets) seperti perak.

Meskipun memiliki potensi keuntungan yang besar, analis banyak yang mengingatkan investor bahwa volatilitas perak sangat tinggi. Hal ini membuat fluktuasi harganya seringkali terasa lebih ekstrem.

Kenaikan emas baru-baru ini telah menegaskan kembali perannya sebagai aset haven selama masa bergejolak, namun sejarah menunjukkan bahwa perak, logam yang kurang mulia, bisa segera mengambil sorotan.

Perak, logam yang sering terabaikan dibandingkan dengan sepupunya yang lebih terkenal berwarna kuning, memiliki rekam jejak untuk mengejar ketinggalan setelah emas melonjak dan terkadang berkinerja lebih baik setelah situasi mereda. (vit)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu