x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Mendikdasmen Dorong Penguatan Sertifikasi Kompetensi SMK

Editor :

WARTALENTERA-Mendikdasmen dorong penguatan sertifikasi kompetensi SMK. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berkomitmen dalam penguatan kompetensi murid. Implementasi ini tercermin melalui Program Bantuan Pemerintah Program Sertifikasi Kompetensi Murid SMK Tahun 2026.

Dalam kegiatan Bimbingan Teknis Bantuan Pemerintah Program Sertifikasi Kompetensi Murid SMK Tahun 2026 Tahap II, terdapat 394 SMK yang mendapatkan bantuan program Sertifikasi Kompetensi Murid SMK. SMK penerima bantuan siap menjadi fasilitator murid untuk mendapatkan sertifikasi keahlian yang berguna untuk standarisasi masuk dunia industri sehingga dapat bersaing secara nasional maupun global.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, menegaskan perhatian penuh dari pemerintah pada penguatan kompetensi murid. “SMK yang mendapatkan program ini menjadi langkah awal dalam mendorong layanan pendidikan bermutu untuk semua. Ciptakan generasi Indonesia hebat yang berkompetensi tidak hanya kemampuan teknis kejuruan, tetapi juga soft skills,” jelas Mendikdasmen Mu’ti dalam keterangan resminya, Kamis (28/5/2026).

Ia menjelaskan lebih lanjut, agar sekolah mampu mengembangkan soft skills murid meliputi 4C, yaitu critical thinking, collaboration, creativity, dan communication. Menurutnya, kemampuan tersebut akan mendorong kecerdasan emosional yang tak kalah penting dalam berkarier.

“Melalui sertifikat kompetensi, murid memiliki nilai lebih di mata industri. Inilah langkah Kemendikdasmen untuk mempersiapkan lulusan SMK yang lebih kompetitif,” ulasnya.

Perlunya pengembangan keterampilan murid secara berkelanjutan, menurut Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dirjen Dikmen Diksus), Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin disebabkan kompetensi masa depan yang kian dinamis sehingga membutuhkan persiapan matang. Oleh karena itu, SMK sebagai gerbang yang mengantarkan pendidikan kepada murid, perlu melihat relevansi kebutuhan pasar kerja di masa depan.

“Dunia yang berubah cepat perlu harus diisi oleh SDM yang memiliki kriteria pasar kerja masa depan. Dengan memiliki sertifikasi keahlian, lulusan SMK akan lebih siap bersaing di dunia kerja karena kompetensinya telah diakui secara profesional,” ungkap Dirjen Tatang.

Tatang menerangkan, bahwa penyiapan SDM yang mumpuni dilaksanakan melalui sertifikasi yang berkolaborasi dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) maupun Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) sesuai dengan bidang profesi masing-masing. Tatang menyoroti pentingnya sertifikasi kompetensi yang bersinergi dengan industri.

Hal ini untuk menjamin agar sertifikasi berjalan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Dalam bimbingan teknis, Kepala SMKS Krian 2 Sidoarjo, Indra Wahyu Suliswanto, menyampaikan apresiasi kepada Kemendikdasmen karena bantuan ini bermanfaat untuk para murid.

Menurut Indra, program ini memfasilitasi para murid agar bisa mengikuti sertifikasi sehingga kompetensi pun dapat diakui oleh industri. “Bantuan program ini akan memfasilitasi murid sesuai konsentrasi keahlian yang diajukan pastinya oleh sekolah. Tentunya hal tersebut akan bermanfaat untuk semua anak didik kami agar siap memasuki dunia kerja,” tuntasnya. (sic)

Berita Terbaru
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.
Rabu, 09 Sep 2026 17:11 WIB

Diduga Hilang Dua Hari di Selat Sunda, Lima Jurnalis Belum Ditemukan

Hari kedua pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau belum juga ditemukan.
Selasa, 08 Sep 2026 06:20 WIB

Bandara Beroperasi Kembali, Anak Sekolah Masih Pembelajaran Jarak Jauh

Hari ini Bandara Soekarno Hatta mulai beroperasi kembali, pembelajaran jarak jauh sekolah masih berlaku.
Minggu, 06 Sep 2026 09:09 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Hujan Abu Sampai Bogor, Bandara Soetta Ditutup

Hujan abu vulkanik sudah mencapai wilayah Bogor dan Bandara Soekarno Hatta ditutup.