WARTALENTERA - Penyair dan Sastrawan Pulo Lasman Simanjuntak sepanjang 2026 ini sering menulis karya puisi dari bawah 'langit' rumah sakit pinggiran Kota Jakarta.
Bahkan puisi yang ditulis sampai jelang dinihari itu seperti berbau sejumlah penyakit akut dan kronis. Obat-obatan yang disebar lewat suntikan infus, ruang radiasi berbahaya, sampai tim medis berwajah garang dan tegang karena harus mengejar matahari pagi yang menghilang di tikungan jalan depan instalasi gawat darurat.
Belum lagi puisi yang dilahirkan di atas ranjang rawat inap sering basah oleh air seni lansia, tidur di atas tikar kematian serta rintihan kesakitan berkepanjangan. "Sungguh puitis dapat menulis karya sastra berupa puisi atau sajak yang terinspirasi dari ruang dan bangsal rumah sakit pinggiran kota Jakarta," katanya di Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Penyair Pulo Lasman Simanjuntak, dilahirkan di Surabaya 20 Juni 1961. Ratusan karya puisinya telah diterbitkan dalam 7 buku antologi puisi tunggal, dan 50 buku antologi puisi bersama para penyair di seluruh Indonesia.
Sejak 1980 hingga 2025 karya puisinya telah dimuat di 23 media cetak (koran, suratkabar mingguan dan majalah) serta dipublish (tayang) kurang lebih pada 300 media online (website) serta majalah digital di Indonesia dan Malaysia.
Karya puisinya juga telah dipublikasikan ke mancanegara seperti Singapura, Brunei Darussalam, Filipina ,Republik Demokratik Timor Leste, Bangladesh, dan India.Sering diundang baca puisi di Pusat Kesenian Jakarta (PKJ) Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta, Radio Republik Indonesia (RRI- Stasiun Jakarta), Cafe Sastra Balai Pustaka, dan sejumlah tempat komunitas sastra di wilayah Jabodetabek.
Dua karya puisinya berjudul "Menulis Syair Untuk Presiden Episode Dua " dan "Meditasi Batu " telah diangkat menjadi tembang puitik oleh Komponis & Pianis Ananda Sukarlan. Khusus untuk puisi berjudul "Meditasi Batu" , Zoe Hong Yee, mezzo soprano dari Malaysia telah menyanyikan puisi tersebut (diperdanakan-red) di Universitas Glasgow, Skotlandia, Inggris, pada 16 Maret 2025 lalu.
Sejumlah karya puisinya juga telah dijadikan puisi dalan lagu oleh Penyair Wawan Hamzah Arfan.Namanya telah dicatat dalam Buku Pintar Sastra Indonesia penerbit Harian Umum Kompas dengan editor Pamusuk Eneste (Hal.185-186) serta buku Apa & Siapa Penyair Indonesia penerbit Yayasan Hari Puisi dengan editor Maman S Mahayana (Hal.451). Namanya juga masuk dalam buku Direktori Penulis Indonesia 2023 pada halaman 271.Bekerja sebagai wartawan dan bermukim di Pamulang, Kota Tangerang Selatan. (daf)