x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Tiga Ruas Tol Trans Sumatera Siap Sambut Pemudik Lebaran 2025

WARTALENTERA-Tiga ruas tol Trans Sumatera siap sambut pemudik di Lebaran 2025. Tiga ruas tol baru itu sudah siap beroperasi dan telah meraih sertifikat Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO).

Pemudik nantinya sudah bisa melewati ruas Padang-Sicincin (36 km), ruas Tanjung Pura-Pangkalan Brandan (19 km), serta ruas Junction Palembang (Ramp 2 dan Ramp 3 sepanjang 2,647 km). "Kesemuanya kami targetkan dapat segera beroperasi maupun fungsional sebagai bagian dari persiapan Mudik Lebaran 2025. Khusus di Tol Junction Palembang, rencananya kami akan memfungsikan Ramp 2 (Kayuagung menuju Indralaya) dan Ramp 3 (Indralaya menuju Kayu Agung) yang telah berhasil melewati ULFO," kata Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero) Adjib Al Hakim dalam keterangan resminya, Kamis (20/2/2025).

Ia menambahkan, saat ini ketiga ruas tol tersebut memiliki progress yang signifikan. Dimana Pembangunan Tol Tanjung Pura-Pangkalan Brandan telah mencapai 100 persen dan mendapatkan Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO) sejak 31 Januari 2025.

Pada Tol Padang-Sicincin, konstruksi mainroad telah rampung dan menyisakan penyelesaian pembangunan Tempat Istirahat Pelayanan (TIP) atau Rest Area pada STA 23+000 serta sedang dalam tahap penerbitan Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO). Terakhir, pada Tol Junction Palembang, progres pembangunan telah mencapai 95,97 persen, menyisakan 2 dari total 6 Ramp yang masih dalam tahap penyelesaian minor, yaitu Ramp 1 dan Ramp 7b.

Menurutnya, kehadiran ruas tol baru di JTTS yang telah dilakukan ULFO akan memberikan manfaat signifikan terhadap kemudahan konektivitas darat bagi pemudik. "Tol Tanjung Pura-Brandan akan mengefisiensi waktu tempuh dari Binjai ke Pangkalan Brandan dari 1,5 jam menjadi hanya 30 menit yang juga akan memudahkan waktu tempuh pemudik dari Bandara Kualanamu Medan menuju Brandan hingga Langsa, Aceh," rincinya.

Sementara, Tol Pekanbaru Padang Seksi Padang-Sicincin menjadi tol pertama di Provinsi Sumatera Barat yang akan memangkas waktu tempuh sekitar 30 menit dari yang sebelumnya butuh lebih dari 1 jam. Kehadiran tol ini akan memudahkan para pemudik utamanya asal Bukittinggi.

"Sementara fungsional Tol Junction Palembang akan menghubungkan langsung ruas Tol Kayuagung-Palembang-Betung dengan Tol Palembang-Indralaya-Prabumulih. Sehingga pengendara dapat melintas tanpa perlu keluar melalui gerbang tol," bebernya lagi.

Tak hanya itu, sambung Adjib, jalan tol tersebut juga mempercepat distribusi barang dan jasa, mendukung efisiensi logistik, serta memberikan dorongan besar bagi pertumbuhan ekonomi regional. (sic)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu
Jumat, 05 Jun 2026 21:51 WIB

Kebut Sekolah Rakyat Tahap II, Ini Progres di Lima Lokasi

WARTALENTERA - Pemerintah terus mengawal percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II agar fasilitas pendidikan tersebut dapat dimanfaatkan pada Tahun Ajaran