x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Kemenhub Uji Publik Peraturan terkait Juknis Penetapan Ruang Udara Khusus untuk Uji Drone

WARTALENTERA - Kementerian Perhubungan menyelenggarakan uji publik Petunjuk Teknis (Juknis) Penetapan Ruang Udara Khusus untuk Uji Drone (Advance Air Mobility/AAM). Tujuan Uji Publik beleid tersebut untuk memberikan informasi dan diskusi arah perkembangan teknologi transportasi modern yang semakin pesat guna memastikan keselamatan penerbangan.

Uji publik disampaikan oleh Direktur Navigasi Penerbangan, Syamsu Rizal. Menurutnya, regulasi tersebut sebagai bentuk implementasi kebijakan pemerintahan baru Presiden Prabowo melalui Asta Cita serta mengacu pada ICAO call for action hasil pertemuan "1st Advance Air Mobility Symposium" pada September 2024 lalu di Montreal Kanada.

"Kami merumuskan Juknis Penetapan Ruang Udara Khusus untuk Uji Drone (Advance Air Mobility) di Indonesia guna dapat memberikan sumbangan nyata bagi penerbangan," ujar Syamsu Rizal selaku Direktur Navigasi Penerbangan dalam siaran pers yang diterima Warta Lentera.

Lebih lanjut Syamsu menyampaikan, konsep Juknis penetapan Ruang Udara khusus Uji Drone ini sebagai platform kolaborasi antara regulator, operator, dunia industri, dunia riset akademisi untuk menyatukan dan menfokuskan sumber daya yang dimiliki baik teknologi dan SDM di bidang teknologi transportasi udara modern sehingga Indonesia siap mengimplementasikan transportasi baru dan maju di masa depan.

Peserta public hearing juga melakukan kunjungan ke Bandar Udara Budiarto di Curug yang menjadi opsi lokasi uji terbang pertama di Indonesia.

Penentuan lokasi di Bandar Udara Budiarto telah melalui proses evaluasi teknis baik assessmen keselamatan ruang udara, dan fasilitas penunjang lainnya sehingga kegiatan uji terbang dapat terlaksana dengan lancar dan memenuhi keselamatan penerbangan.

Uji publik ini diselenggarakan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) pada Jumat (25/10/2024) di Curug, Tangerang, Banten. Uji publik juga dihadiri stakeholder yang terdiri dari regulator yaitu:

  1. Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara
  2. Direktorat Navigasi Penerbangan, Direktorat Bandar Udara
  3. Badan Kebijakan Transportasi (BKT)
  4. Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan
  5. Dinas Potensi Dirgantara TNI AU,
  6. PT Dirgantara Indonesia (PT DI)
  7. Operator Pengembang lokal yang mendesain dan mengembangkan wahana Air Taxi dan juga Logistik drone
  8. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
  9. AIRNAV Indonesia
  10. Masyarakat melalui asosiasi antara lain FASI dan APDI
  11. Akademisi yaitu Kepala Pusat PSDM Udara dan Direktur PPI Curug
Untuk bersama-sama mewujudkan visi melalui komitmen penerapan inovasi teknologi guna memberikan manfaat yang sebesarnya bagi masyarakat. (inx)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu