x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Di Momen Paskah, Paus Fransiskus Meninggal Dunia

Editor :

WARTALENTERA-Pemimpin tertinggi Tahta Suci Vatikan, Paus Fransiskus, menghembuskan nafas terakhirnya, Senin (21/4/2025) pagi waktu Vatikan, di usianya yang ke-88 tahun. Mengutip Instagram resmi @vaticannews, Senin (21/4/2025), disebutkan bahwa Paus Fransiskus yang sempat mengunjungi Indonesia 3-6 September 2024 lalu itu meninggal pada usia 88 tahun di kediamannya, Casa Santa Marta.

"Pope Francis died on Easter Monday, April 21, 2025, at the age of 88 at his residence in The Vatican's Casa Santa Marta," demikian kutipan @vaticannews. Tak berapa waktu berselang, Kardinal Kevin Ferrell, camerlengo Vatikan juga mengumumkan mangkatnya pemimpin tertinggi umat Katolik sedunia itu.

"Pukul 7:35 pagi ini, Uskup Roma, Fransiskus, kembali ke rumah Bapa. Seluruh hidupnya didedikasikan untuk melayani Tuhan dan Gereja-Nya,” kata Farrell dalam pengumuman tersebut, mengutip Al Jazeera dan Al Arabiya, Senin (21/4/2025).

Paus Fransiskus terakhir kali hadir di hadapan ribuan umat Katolik di Lapangan Santo Petrus di Vatikan pada Minggu (20/4/2025) kemarin, untuk merayakan Paskah. Pria berusia 88 tahun itu terlihat lemah, sehingga tidak dapat menghadiri sebagian besar acara Pekan Suci di Vatikan.

Untuk pertama kalinya sejak keluar dari rumah sakit pada akhir Maret lalu, Paus Fransiskus tampil di hadapan puluhan ribu umat Katolik dalam misa Paskah di Basilika Santo Petrus, Vatikan. Mengendarai mobil kepausan (limusin putih khas Vatikan), Paus Fransiskus berparade di tengah umat beriman yang berkumpul merayakan Hari Raya Paskah.

Momen ini menjadi penampilan publik pertamanya di tengah kerumunan setelah dirawat karena masalah pernapasan. Warga dan peziarah meneriakkan “Viva il Papa” (Hidup Paus), sementara beberapa anak kecil diangkat dari kerumunan untuk menerima berkat langsung dari Paus.

Riwayat Penyakit Paus Fransiskus

Sebelumnya sempat diberitakan, usai dirawat intensif di RS selama sebulan lebih akibat pneumonia ganda, Paus Fransiskus akhirnya boleh kembali ke kediamannya, Minggu (23/3/2025) lalu. Hal itu diumumkan Dr Sergio Alfieri, dokter utama yang mengawasi perawatan pemimpin tertinggi Gereja Katolik itu.

Keputusan untuk memperbolehkan Paus pulang diambil, karena kondisi kesehatannya terus membaik secara signifikan dan cepat, sehingga prognosisnya telah dicabut. Alfieri menambahkan, bahwa ketika Paus Fransiskus dirawat pada 14 Februari, lalu, ia mengalami insufisiensi (gagal pernafasan) pernapasan akut akibat infeksi polimikroba yang menyebabkan pneumonia bilateral.

Kondisi ini memerlukan kombinasi perawatan farmakologis. Menanggapi pertanyaan wartawan, Alfieri memastikan bahwa pneumonia bilateral yang diderita Paus telah berhasil diatasi, meskipun pemulihan total masih memerlukan waktu.

Sebagai bagian dari proses pemulihan, Paus telah diresepkan masa pemulihan setidaknya dua bulan, di mana ia akan mendapatkan perawatan medis serta istirahat yang cukup. Sang dokter juga menambahkan, bahwa kondisi kesehatan Paus terus menunjukkan perbaikan dan diharapkan dapat segera kembali bekerja, meskipun belum sepenuhnya pulih. (sic)

Berita Terbaru
Selasa, 15 Sep 2026 18:50 WIB

129 Penumpang Masih Hilang, Notice to Mariners Disebar

Pemerintah fokus optimalkan pencarian dan penanganan penumpang tenggelam KMP Virgo Transport 8.
Senin, 14 Sep 2026 14:22 WIB

Korban Tenggelam KMP Virgo Transport 8 Ditemukan, 6 Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 114 korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 dari perairan Masalembo, Laut Jawa.
Sabtu, 12 Sep 2026 17:11 WIB

Kangen Band Disebut Bubar, Personelnya Ungkap Ada Kezaliman

Kangen Band, grup musik pop Melayu asal Lampung sejak 2005 dikabarkan bubar.
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.