x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

KPK Segera Panggil Ridwan Kamil di Kasus Dugaan Korupsi BJB

Editor :

WARTALENTERA-KPK memastikan, kasus dugaan korupsi BJB masih berlanjut dan pihaknya akan segera memanggil mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai saksi. Ridwan Kamil akan dimintai keterangan sebagai saksi terkait kasus pengadaan iklan di lingkungan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB) itu.

"Nanti tergantung penyidik itu, secepatnya," kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto, Selasa (22/4/2025). Fitroh mengaku menyerahkan sepenuhnya pemanggilan Ridwan Kamil kepada penyidik KPK.

Ia hanya menekankan bahwa mantan wali kota Bandung itu akan dipanggil KPK secepatnya. Fitroh menegaskan, penanganan setiap kasus korupsi oleh KPK menjadi atensinya.

Tidak ada satu pun perkara yang penanganannya diistimewakan. "Semua perkara kan menjadi atensi. Tidak ada kemudian satu jadi atensi yang lain tidak," tegasnya.

Dalam kasus BJB ini, KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Kelima tersangka itu, yakni mantan Direktur Utama (Dirut) BJB, Yuddy Renaldi (YR) dan Pimpinan divisi corsec BJB Widi Hartono (WH). Kemudian, pengendali agensi Ikin Asikin Dulmanan (IAD), pengendali agensi Suhendri (S), dan pengendali agensi Sophan Jaya Kusuma (SJK).

KPK mengendus dugaan kerugian negara sekitar Rp222 miliar terkait kasus ini. Sebelumnya, KPK juga telah menggeledah rumah Ridwan Kamil pada 10 Maret 2025.

Dari penggeledahan itu, KPK menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen dan barang lainnya. Namun, ia mengaku ada kendala teknis dalam proses penyitaan motor eks kandidat Gubernur DKI Jakarta itu.

"Ya saya pikir masalah teknis aja itulah. Kalau kendala teknisnya terselesaikan nanti ya pasti akan dilakukan sama dengan barang bukti lain," ungkapnya lagi.

Fitroh juga membantah soal isu efisiensi anggaran yang menjadi masalah tersebut. "Enggak, enggak ada kendala anggaran," imbuhnya.

KPK juga merahasiakan lokasi penyimpanan motor sitaan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. Diketahui, motor Ridwan Kamil disita diduga berasal dari hasil korupsi pengadaan iklan Bank BJB.

"Info terakhir dari penyidik kendaraan motor milik RK yang sudah disita sudah tidak lagi berada di Rumah RK. Sudah digeser ke lokasi aman oleh Penyidik yang tempatnya belum bisa disampaikan saat ini oleh Penyidik," kata jubir KPK Tessa Mahardhika dikutip, Selasa (22/4/2025).

KPK menduga motor gede mantan Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersumber dari korupsi. Korupsi itu terkait penempatan dana iklan oleh Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB).

“KPK menyita sebuah kendaraan-kendaraan itu tentunya bisa menjadi bagian dari proses korupsi yang terjadi. Apakah itu sebagai sarana atau juga kendaraan tersebut dibeli menggunakan hasil dari tindak pidana,” singkatnya. (sic)

Berita Terbaru
Selasa, 15 Sep 2026 22:38 WIB

Kata Pertama Suahasil Jadi Menteri Keuangan, Ingin Jaga Keuangan Negara

Suahasil Nazara resmi menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.
Selasa, 15 Sep 2026 18:50 WIB

129 Penumpang Masih Hilang, Notice to Mariners Disebar

Pemerintah fokus optimalkan pencarian dan penanganan penumpang tenggelam KMP Virgo Transport 8.
Senin, 14 Sep 2026 14:22 WIB

Korban Tenggelam KMP Virgo Transport 8 Ditemukan, 6 Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 114 korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 dari perairan Masalembo, Laut Jawa.
Sabtu, 12 Sep 2026 17:11 WIB

Kangen Band Disebut Bubar, Personelnya Ungkap Ada Kezaliman

Kangen Band, grup musik pop Melayu asal Lampung sejak 2005 dikabarkan bubar.
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.