x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Han Duck-soo Mundur, Indikasi Calonkan Diri di Pilpres Korsel 3 Juni?

Editor :

WARTALENTERA - Han Duck-soo mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden sementara Korea Selatan. Hal ini mengindikasikan bahwa dirinya akan mengikuti pemilihan presiden pada 3 Juni mendatang.

Keputusan Han Duck-soo diumumkan dalam pidato di hadapan rakyat, mengakhiri spekulasi selama berminggu-minggu mengenai apakah ia akan mengikuti pemilihan yang dipicu oleh pemakzulan mantan bosnya: Yoon Suk Yeol.

"Memikirkan beratnya tanggung jawab yang saya pikul di masa sulit ini, setelah berpikir panjang dan hati-hati mengenai apakah keputusan seperti itu benar dan tidak dapat dihindari, saya memutuskan bahwa jika ini adalah satu-satunya cara, saya harus mengambilnya," katanya dari kompleks pemerintahan di Seoul.

Mengutip Antara, Han Duck-soo yang pernah menjadi perdana menteri dibawah presiden liberal dan konservatif serta menjabat duta besar Korea Selatan untuk Amerika Serikat, telah menjadi favorit di kalangan konservatif untuk menantang Lee Jae-myung, kandidat presiden dari Partai Demokrat liberal.

Lee saat ini mempertahankan keunggulan yang besar atas para pesaingnya dengan dukungan sekitar 40 persen dalam jajak pendapat publik.

"Saya memiliki dua jalan di depan saya," kata Han Duck-soo dalam pidatonya, yang disiarkan langsung di televisi.

"Yang pertama adalah menyelesaikan misi penting yang saat ini saya miliki, sementara yang kedua adalah melepaskan misi penting itu dan memikul tanggung jawab yang lebih besar.

"Saya akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan saya untuk melakukan apa yang saya bisa, melakukan apa yang harus saya lakukan, agar kita dapat mengatasi krisis yang kita hadapi," katanya, merujuk konfrontasi politik yang ekstrem dan ancaman yang ditimbulkan terhadap ekonomi dan industri negara.

Han Duck-soo diperkirakan akan mengumumkan pencalonannya sebagai presiden pada Jumat (2/5/2025). Pencalonan Han dipastikan akan memicu pembicaraan penggabungan dengan Partai Kekuatan Rakyat (PPP) yang konservatif, yang calon presidennya akan dipilih pada Sabtu (3/5/2025)

Sementara itu, dua pesaing terakhir, yaitu mantan pemimpin PPP Han Dong-hoon dan mantan Menteri Tenaga Kerja Kim Moon-soo telah menyatakan keterbukaan untuk menggabungkan pencalonan dengan Han.

PPP telah mempertimbangkan berbagai tenggat waktu di mana penggabungan harus diselesaikan untuk memaksimalkan peluangnya dalam pemilihan 3 Juni.

Sebagai permulaan, 7 Mei adalah tenggat waktu di mana Komisi Pemilihan Umum Nasional harus memesan materi cetak untuk pemilihan tersebut. 11 Mei adalah batas akhir pendaftaran kandidat ke komisi, sedangkan 25 Mei adalah tanggal dimulainya pencetakan surat suara.

Dengan pengunduran diri Han, Menteri Keuangan dan Wakil Perdana Menteri Bidang Ekonomi Choi Sang-mok akan mengambil alih jabatan sebagai penjabat presiden. (inx)

Berita Terbaru
Sabtu, 31 Okt 2026 07:40 WIB

Jhonlin Resmi Kuasai 30,25 Persen Saham Bayan, Rogoh Kocek hingga Rp26 Triliun

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyerahkan 30,25 persen sahamnya kepada perusahaan Haji Isam.
Jumat, 30 Okt 2026 10:54 WIB

Pembangunan MRT Monas-Harmoni Rampung, Segera Sulap Kawasan Pasar Baru

Kawasan Pasar Baru bakal disulap menjadi wisata kuliner 24 jam.
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Rabu, 28 Okt 2026 09:04 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa BEM UI, Hindari Kawasan Monas dan Bundaran HI

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil berjalan tertib.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.