x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Demokrat Gigih Upayakan Pemakzulan Donald Trump

WARTALENTERA-Partai Demokrat terus berupaya melakukan pemakzulan terhadap Presiden AS Donald Trump. Penasihat Presiden AS dilaporkan tengah mempersiapkan kemungkinan upaya pemakzulan ketiga jika Partai Demokrat kembali menguasai majelis rendah kongres setelah pemilihan paruh waktu 2026.

Selama masa jabatan pertama Trump, Demokrat DPR memakzulkannya dua kali, pertama pada Desember 2019 karena penyalahgunaan kekuasaan dan menghalangi Kongres. Lalu, sekali lagi pada Januari 2021 karena menghasut pemberontakan setelah kerusuhan Capitol pada tanggal 6 Januari.

Melansir Axios, Kamis (1/5/2025), juru survei Trump John McLaughlin telah memperingatkan upaya pemakzulan lainnya hampir pasti akan terjadi jika Partai Republik kalah di DPR tahun depan. "Kita tidak boleh kalah dalam pemilihan paruh waktu," ujar dia, menekankan Partai Republik sangat perlu meloloskan pemotongan pajak Trump untuk menghindari resesi.

Partai Republik saat ini menguasai DPR, sehingga upaya pemakzulan jangka pendek apa pun tidak mungkin berhasil. Namun, anggota parlemen Demokrat sedang meletakkan dasar untuk tindakan di masa mendatang.

Anggota DPR dari Partai Demokrat Shri Thanedar dari Michigan, telah mengajukan tujuh pasal pemakzulan terhadap Trump yang mencakup tuduhan menghalangi keadilan, penyalahgunaan kekuasaan, perebutan kekuasaan, penyuapan, dan korupsi. Thanedar menyatakan Trump "tidak layak menjabat sebagai Presiden" dan menimbulkan "bahaya yang nyata dan nyata" bagi Konstitusi dan demokrasi AS.

Awal bulan ini, anggota DPR Al Green dari Texas, seorang Demokrat lainnya, juga berjanji memulai proses pemakzulan terhadap presiden AS dalam waktu 30 hari, dengan menegaskan Trump "tidak pantas" menjabat. Para ahli strategi Partai Republik kini menanggapi ancaman pemakzulan di masa mendatang dengan mempercepat upaya meloloskan prioritas legislatif Trump.

Prioritas tersebut termasuk menjadikan pemotongan pajak 2017 permanen dan menerapkan langkah-langkah keringanan pajak baru menjelang siklus pemilihan. Berdasarkan Konstitusi AS, DPR dapat memakzulkan presiden dengan suara mayoritas sederhana.

Jika itu terjadi, Senat kemudian akan menggelar persidangan. Pemakzulan dan pemecatan dari jabatan memerlukan suara dua pertiga di Senat, ambang batas yang tidak terpenuhi dalam kedua pemakzulan Trump sebelumnya.

Seorang penasihat Trump mengatakan kepada Axios, bahwa pemakzulan sebelumnya "tidak menghasilkan apa-apa" sementara Gedung Putih telah berulang kali menolak upaya Demokrat karena bermotif politik dan pada akhirnya tidak efektif. (sic)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu