x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Donald Trump Umumkan Tarif 100 Persen untuk Film Asing

WARTALENTERA-Presiden AS Donald Trump kembali bikin gebrakan umumkan tarif 100 persen untuk film asing yang masuk ke negaranya. Ini berlaku bagi film asing yang berencana tayang di AS dan yang dibuat di luar AS.

Menurutnya, industri film AS sedang sekarat, karena insentif yang ditawarkan negara lain untuk menarik para pembuat film Amerika. "Ini adalah upaya bersama oleh Negara lain dan, oleh karena itu, merupakan ancaman Keamanan Nasional. Selain itu, ini adalah pesan dan propaganda," ungkap Trump dalam sebuah unggahan di media sosialnya Truth Social seperti dikutip Reuters, Senin (5/5/2025).

Trump mengatakan, ia memberi wewenang kepada badan pemerintah AS yang relevan seperti Departemen Perdagangan untuk segera memulai proses penerapan tarif 100 persen pada semua film yang diproduksi di luar negeri yang kemudian dikirim ke Amerika Serikat.

"KAMI INGIN FILM DIBUAT DI AMERIKA, LAGI!" tekannya, dalam postingannya itu. Menanggapi hal itu, Menteri Perdagangan Howard Lutnick langsung berkomentar tentang hal ini di platform media sosial X.

"Kami sedang mengerjakannya," sambungnya. Baik Lutnick maupun Trump tidak memberikan rincian apa pun tentang penerapan tersebut.

Tidak jelas apakah langkah tersebut akan menargetkan perusahaan produksi, asing atau Amerika, yang memproduksi film di luar negeri. Menurut data FilmLA, produksi film dan televisi di Los Angeles telah turun hampir 40 persen selama dekade terakhir.

FilmLA adalah lembaga nirlaba yang melacak produksi di wilayah yang banyak menampung studio film ternama AS. Sementara itu, pemerintah di seluruh dunia telah menawarkan kredit pajak dan potongan tunai yang lebih besar untuk menarik produksi.

Mereka memperoleh bagian yang lebih besar dari USD248 miliar. Menurut prediksi Ampere Analysis, bagian itu akan dibelanjakan secara global pada 2025 untuk memproduksi konten.

Unggahan Trump muncul setelah ia memicu perang dagang dengan China. Gebrakan-gebrakan baru Trump itu kian mengguncang pasar dan menyebabkan kekhawatiran akan resesi AS.

Mantan pejabat senior perdagangan AS William Reinsch selaku peneliti senior di Center for Strategic and International Studies mengatakan, pembalasan terhadap tarif film asing yang dicanangkan Trump akan sangat menghancurkan industri AS. "Balasan itu akan membunuh industri kita. Kita akan kehilangan lebih banyak daripada yang kita dapatkan," katanya.

Reinsch menambahkan, akan sulit untuk mengajukan alasan keamanan nasional atau keadaan darurat nasional untuk film. (sic)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu