x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Perkuat Fungsi Pengelolaan Taman Nasional Komodo, Masyarakat Tanam 10 Ribu Pohon Endemik

WARTALENTERA - Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) dan PT Palma Hijau Cemerlang (PHC) melakukan perjanjian kerja sama untuk penguatan fungsi pengelolaan Taman Nasional (TN) Komodo di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). PHC merupakan perusahaan di bawah payung Artha Graha Peduli milik pengusaha Tomy Winata.

"Telah ditandatangani kerjasama Balai TNK dan PT PHC, lokasi di Pulau Padar dan wilayah perairan sekitarnya dengan luas areal kerja sama 5.815,3 hektare," kata Kepala BTNK Hendrikus Rani Siga di Labuan Bajo, Rabu (30/10/2024).

Dia menjelaskan terdapat sejumlah komitmen yang telah dibangun bersama PT PHC untuk mendukung konservasi dalam kawasan itu, seperti pengawasan dan peningkatan kualitas lingkungan serta peningkatan ekonomi masyarakat dalam kawasan.

"Paling fokus pada pelestarian lingkungan, karena kapal yang aktif masuk kawasan 270-300 unit secara terus menerus dan membuang jangkar di mana-mana, sehingga fokus ke mooring buoy sebanyak 50 mooring buoy dan itu sangat membantu peningkatan ekosistem perairan karena mencegah kerusakan terumbu karang," ungkapnya.

Komitmen lainnya, lanjut dia, adalah peningkatan ekonomi masyarakat melalui pelibatan tenaga kerja lokal serta kerja kolaborasi peningkatan kualitas lingkungan bersama masyarakat dalam kawasan.

Pihaknya juga mengapresiasi PT PHC yang salah satu pilarnya adalah kepedulian lingkungan mendukung BTNK karena TN Komodo memiliki keterbatasan dari sisi anggaran, sumber daya manusia, maupun ketersediaan sarana prasarana pengelolaan kawasan.

"Beberapa komitmen yang akan diuraikan dalam bentuk rencana kerja tahunan maupun rencana pelaksanaan program dan kami berharap semoga perjanjian kerja sama ini bisa membantu TN Komodo dalam rangka efektivitas pengelolaan," katanya.

Hendrikus juga menjelaskan kerja sama tersebut akan berlangsung selama lima tahun dan akan dievaluasi.

Di tempat yang sama, pendiri Artha Graha Peduli Tomy Winata mengatakan dalam penguatan fungsi pengelolaan TN Komodo dibutuhkan kerja kolektif seluruh pihak termasuk masyarakat, pelaku usaha maupun pemerintah. "Dalam penyelenggaraan itu kami butuhkan dukungan," ujarnya.

Dia mengajak warga tiga desa dalam kawasan TN Komodo yakni Desa Papagarang, Desa Komodo dan Desa Pasir Panjang untuk berpartisipasi dalam pengawasan, rehabilitasi dan revitalisasi di Pulau Padar melalui program penghijauan oleh masyarakat.

Dalam program penghijauan masyarakat diajak untuk menanam dan merawat sebanyak 10 ribu pohon endemik di Pulau Padar yang sesuai tinggi serta besar batang yang disyaratkan BTNK dan akan diberikan apresiasi atas kontribusi masyarakat itu. "Saya bayar Rp1 juta sampai (pohon) hidup," katanya kepada masyarakat.

“Rp10 miliar saya omong pasti saya bayar, jadi ditanam hidup ya, jadi itu dikawal sampai 6-9 bulan hingga tumbuh tunas baru, tanam hidup jangan tanam kasih tinggal, digali lobang satu kali satu meter dikasih pupuk lalu tanam. Tapi yang tanam harus warga sekitar langsung, bukan di subkon," tambahnya.

Dia menjelaskan upaya pelestarian lingkungan serta konservasi yang dilakukan bersama merupakan tanggung jawab bersama demi lingkungan yang berkelanjutan sebagai warisan bagi generasi selanjutnya. (vit)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu