x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Paus Baru Belum Terpilih, Asap Hitam Mengepul dari Kapel Sistina

WARTALENTERA-Hari pertama pemilihan Paus baru atau konklaf berakhir Rabu (7/5/2025) ditandai dengan keluarnya asap hitam dari cerobong Kapel Sistina, menandakan belum ada Paus baru yang terpilih. Konklaf akan dilanjutkan Kamis (8/5/2025) hari ini, karena belum ada kandidat yang mencapai suara mayoritas pada hari pertama pelaksanaan konklaf.

Di akhir pemungutan suara hari pertama pada Rabu (7/5/2025), cerobong di Kapel Sistina mengeluarkan asap hitam pada pukul 21.00 waktu setempat atau pukul 02.00 WIB pada Kamis (8/5/2025). Asap hitam dari cerobong menandakan belum ada kandidat yang memperoleh dua pertiga suara mayoritas.

Kemarin adalah pemungutan suara pertama dalam proses pemilihan paus ke-267, pengganti Paus Fransiskus yang wafat pada 21 April 2025. Sekitar 45.000 orang memadati Lapangan Santo Petrus untuk menantikan pengumuman, yang semula diperkirakan akan terjadi setelah pukul 19.00.

Namun, publik baru mendapatkan kepastian 2 jam kemudian ketika asap hitam muncul, pertanda belum ada hasil dari pemungutan suara pada hari pertama konklaf. Salah satu yang hadir di lapangan adalah Diakon Nicholas Nkoronko dari Tanzania.

Kepada Vatican News, ia menyampaikan kehadirannya bersama umat lain bertujuan untuk mendoakan proses pemilihan. "Peran kami di sini adalah berdoa bersama umat Katolik lainnya agar Roh Kudus membimbing proses ini,” ujar Nkoronko, melansir Reuters, Kamis (8/5/2025).

Menurutnya, dari mana pun Paus baru berasal, baik itu Afrika, Asia, atau Amerika, umat Katolik sedunia hanya membutuhkan seorang Paus yang suci, yang mampu membimbing dan menjadi gembala bagi gereja. Jika pada hari pertama pemungutan suara hanya dilakukan satu kali, di hari kedua pemungutan suara bisa dilakukan empat kali yakni dua kali di pagi hari dan dua kali di sore hari.

Melansir dari USA Today, berikut prakiraan jadwal para kardinal di hari kedua konklaf:

Pukul 07.45: 133 kardinal elektor menuju Istana Apostolik (kediaman resmi Paus) dari Santa Marta (tempat para kardinal tinggal selama konklaf).

Pukul 08.15: Misa di Kapel Paulus dimulai. Setelahnya, para kardinal akan berdoa di Kapel Sistina.

Pada 10.30 - 12.30: Dua kali pemungutan suara pagi hari. Jika asap yang keluar masih hitam, voting akan berlanjut.

Pukul 12.30: Para kardinal kembali ke Santa Marta untuk makan siang.

Pukul 15.45: Para kardinal kembali ke Istana Apostolik.

Pukul 16.30: Pemungutan suara dilanjutkan di Kapel Sistina.

Pukul 17.30-19.00: Pemungutan suara sore hari dimulai. Jika setelah 17.30 asap putih muncul, voting berakhir. Jika tidak, pemungutan suara berlanjut.

Pukul 19.30: Pemungutan suara selesai dan para elektor kembali ke Santa Marta.

Jika belum ada Paus yang terpilih selama empat hari pertama konklaf, pemungutan suara akan ditangguhkan di hari kelima. Waktu tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi para kardinal berdoa, berefleksi, dan menggelar diskusi informal demi Paus baru.

Kardinal harus mengantongi dua pertiga suara untuk menjadi Paus baru. Jika tidak ada yang mencapai ambang batas ini, pemungutan akan terus digelar dengan memilih satu dari dua kandidat yang memperoleh suara terbanyak.

Jika voting berakhir dan cerobong asap mengeluarkan warna putih, artinya ada kardinal yang terpilih jadi Paus baru. Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 133 kardinal dari seluruh dunia mengikuti konklaf untuk memilih Paus baru, pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma.

Konklaf adalah tradisi sakral dan sangat rahasia yang menjadi bagian penting dalam suksesi kepausan. (sic)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu