x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Penyakit Pancaroba Bermunculan, Kamu Lagi Alami yang Mana?

WARTALENTERA-Penyakit pancaroba mulai bermunculan, akibat cuaca ekstrem yang tidak menentu, seperti suhu yang naik-turun drastis, kelembapan tinggi, hingga angin kencang. Musim pancaroba yang merupakan masa peralihan antara musim hujan dan musim kemarau.

Kunci utama pencegahan penyakit di musim ini adalah menjaga daya tahan tubuh dengan gaya hidup sehat, kebersihan lingkungan, dan waspada terhadap gejala awal penyakit. Merangkum berbagai sumber, Kamis (8/5/2025), berikut 10 penyakit yang umum terjadi di musim pancaroba:

1. Influenza (Flu)

Flu adalah infeksi virus yang sangat umum di musim pancaroba. Gejalanya meliputi demam, batuk, pilek, nyeri otot, dan kelelahan. Virus flu menyebar melalui droplet udara saat orang bersin atau batuk.

Pencegahan:

* Vaksinasi flu tahunan

* Menjaga kebersihan tangan

* Menghindari kontak dengan penderita

2. ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut)

ISPA mencakup penyakit seperti batuk pilek, bronkitis, hingga pneumonia. Cuaca yang tidak menentu memicu pertumbuhan virus dan bakteri penyebab ISPA.

Pencegahan:

* Menggunakan masker

* Menjaga kelembapan udara dalam ruangan

* Konsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan imunitas

3. Demam Berdarah Dengue (DBD)

DBD disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Musim pancaroba dengan curah hujan tak menentu bisa mempercepat perkembangbiakan nyamuk ini.

Pencegahan:

* Menguras tempat penampungan air

* Menutup wadah air

* Menghindari gigitan nyamuk dengan obat anti nyamuk atau kelambu

4. Diare

Perubahan suhu dan kelembapan saat musim pancaroba dapat memengaruhi kualitas makanan dan air. Konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi dapat menyebabkan diare.

Pencegahan:

* Makan makanan yang dimasak dengan baik

* Hindari jajanan yang tidak higienis

* Minum air matang

5. Tipes (Demam Tifoid)

Tipes disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi yang menyebar lewat makanan atau minuman yang terkontaminasi.

Pencegahan:

* Menjaga kebersihan makanan dan minuman

* Cuci tangan sebelum makan

* Hindari konsumsi makanan mentah dari luar

6. Alergi Kulit

Perubahan suhu dan kelembapan bisa menyebabkan kulit menjadi kering atau iritasi, serta memicu alergi.

Pencegahan:

* Gunakan pelembap kulit

* Hindari bahan kimia iritatif

* Kenakan pakaian berbahan lembut dan bersih

7. Sakit Kepala dan Migrain

Perubahan tekanan udara dan suhu yang ekstrem bisa memicu sakit kepala atau migrain, terutama pada orang yang sensitif.

Pencegahan:

* Istirahat cukup

* Minum air putih yang cukup

* Hindari paparan sinar matahari langsung terlalu lama

8. Radang Tenggorokan

Biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, dan sering muncul saat pergantian musim karena daya tahan tubuh menurun.

Pencegahan:

* Minum air hangat

* Hindari makanan berminyak dan pedas

* Gunakan masker di tempat umum

9. Cacar Air

Penyakit ini disebabkan oleh virus Varicella zoster. Perubahan musim bisa meningkatkan penyebaran virus, terutama di lingkungan padat.

Pencegahan:

* Vaksinasi

* Isolasi penderita

* Hindari kontak langsung dengan penderita

10. Konjungtivitis (Mata Merah)

Infeksi pada selaput mata ini bisa disebabkan oleh virus, bakteri, atau alergi. Penyebaran meningkat saat udara berdebu dan lembap.

Pencegahan:

* Hindari menyentuh mata dengan tangan kotor

* Gunakan kacamata pelindung saat di luar rumah

* Cuci tangan dengan sabun.

(sic)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu