x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Pakistan Serang Balik India di Kota Jammu, Kemlu Pakistan: Bukan Kami!

Editor :

WARTALENTERA-Pakistan dilaporkan membalas serangan India dengan membombardir Kota Jammu, wilayah perbatasan dengan Pakistan, Kamis (8/5/2025) malam. Serangan juga ditujukan ke wilayah India lainnya di sepanjang Garis Kendali, perbatasan tak resmi yang membagi kedua negara di daerah yang disengketakan serta perbatasan resmi.

Disebutkan, kota-kota itu, termasuk Jammu dan Kashmir, menjadi target serangan berat Pakistan menggunakan rudal.

Stasiun televisi News18 melaporkan, sistem pertahanan udara India mencegat delapan rudal Pakistan. Bahkan India menenerapkan status siaga tinggi di Ibu Kota New Delhi.

Tarun Upadhyay, seorang jurnalis senior yang tinggal di Kota Jammu, mengatakan kepada Al Jazeera serangan drone di Jammu, wilayah yang dikelola India, belum pernah terjadi sebelumnya. "Sepanjang hidup saya, belum pernah melihat hal seperti ini di kota Jammu,” katanya, dikutip Jumat (9/5/2025).

Namun, ketegangan mereda pada Jumat (9/5/2025) dini hari. Hanya saja sempat terjadi pemadaman listrik pada pukul 20.00-21.00 waktu setempat.

Kekacauan dan ketakutan melanda seluruh Kota Jammu. "Listrik telah pulih di beberapa bagian kota, lembaga pendidikan diliburkan selama 2 hari ke depan dan orang-orang yang tinggal di sepanjang perbatasan dievakuasi ke tempat yang lebih aman,” ujarnya.

Anehnya, Pakistan justru membantah telah melakukan penyerangan ke Jammu. Menteri Informasi Pakistan Abdullah Tarar menepis serangan besar ke India.

Militernya belum menargetkan lokasi mana pun wilayah Jammu dan Kashmir yang dikuasai India termasuk wilayah perbatasan lainnya. Hal senada disampaikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Pakistan yang menyebutkan informasi itu sengaja dibuat untuk memprovokasi.

"Bukan kami. Kami mendesak masyarakat internasional untuk memperhatikan dengan serius perilaku berbahaya ini dan menasihati India agar menahan diri dan bertanggung jawab," bunyi pernyataan Kemlu.

Ketegangan antara kedua negara meningkat setelah India menggelar Operasi Sindoor pada Rabu lalu, menargetkan sembilan lokasi di Punjab dan wilayah Kashmir yang dikuasai Pakistan. Sejauh ini 31 orang tewas dan 57 lainnya luka akibat serangan itu.

Sebelumnya, militer India melanjutkan serangan ke Pakistan dengan menggempur Lahore, Provinsi Punjab, Kamis (8/5/2025) pagi waktu setempat. Wilayah itu berbatasan langsung dengan India.

Stasiun televisi Samaa Pakistan, mengutip sumber di kepolisian Lahore, melaporkan ledakan terdengar di dekat Bandara Walton. Beberapa saksi warga sekitar berlarian ke jalan dan melihat asap hitam membubung.

Sementara itu, militer Pakistan menyatakan telah menembak jatuh satu drone India di dekat bandara. Drone yang ditembak jatuh berukuran panjang 1 hingga 2 meter yang menjalankan misi sebagai pengintai.

Drone dikendalikan dari seberang perbatasan untuk memata-matai lokasi-lokasi sensitif. Belum diketahui adanya korban dalam serangan tersebut.

India menggelar Operasi Sindoor dengan menyerang Pakistan sejak Rabu (7/5/2025) dini hari sebagai respons atas teror di Pahalgam, wilayah Kashmir yang dikuasai India, pada 26 April lalu.

Sejauh ini, serangan India ke Pakistan telah menewaskan 31 orang dan melukai 57 lainnya. Serangan diarahkan ke sembilan target yang berada di Punjab dan wilayah Kashmir yang dikuasai Pakistan.

Pakistan merespons serangan itu dengan menembak jatuh lima jet tempur India dan tiga drone, termasuk yang dirontokkan kemarin. (sic)

Berita Terbaru
Selasa, 15 Sep 2026 18:50 WIB

129 Penumpang Masih Hilang, Notice to Mariners Disebar

Pemerintah fokus optimalkan pencarian dan penanganan penumpang tenggelam KMP Virgo Transport 8.
Senin, 14 Sep 2026 14:22 WIB

Korban Tenggelam KMP Virgo Transport 8 Ditemukan, 6 Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 114 korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 dari perairan Masalembo, Laut Jawa.
Sabtu, 12 Sep 2026 17:11 WIB

Kangen Band Disebut Bubar, Personelnya Ungkap Ada Kezaliman

Kangen Band, grup musik pop Melayu asal Lampung sejak 2005 dikabarkan bubar.
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.