x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

38 Biksu Thudong Tiba di Magelang

WARTALENTERA-Sebanyak 38 biksu melakukan ritual Thudong sebagai bagian dari perjalanan spiritual menjelang Hari Raya Waisak, Senin (12/5/2025), dimana para biksu dan bhante berjalan kaki ribuan kilometer dari Thailand menuju Indonesia (Candi Borobudur, Red). Rombongan para biksu Thudong dari Thailand tiba di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (9/5/2025). Mereka dikawal Kodim 0705/Magelang dan Polresta Magelang.

Biksu Thudong disambut secara langsung oleh Bupati Magelang Grengseng Pamuji dan Wakil Bupati Magelang Sahid di Aula Kecamatan Secang sambil beristirahat sejenak. Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran 38 biksu Thudong di Kabupaten Magelang.

"Kami merasa terhormat dan berbahagia dapat menyambut para biksu yang membawa pesan kedamaian dan kebijaksanaan di bumi ini," ucap Grengseng, dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (10/5/2025).

Grengseng menyampaikan, Magelang memiliki sejarah dan budaya yang kaya, ia percaya bahwa kehadiran para biksu Thudong di Kabupaten Magelang dapat memperkaya pengalaman spiritual dan budaya bagi masyarakat.

Perjalanan spiritual para biksu ini dapat menjadi inspirasi dan kesempatan untuk mempererat hubungan antara umat Buddha serta menebarkan kebajikan di masyarakat, meningkatkan kesadaran akan pentingnya kedamaian dan harmoni.

Para biksu dalam melakukan perjalanan yang sangat jauh ini sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai luhur Dhamma. Menurutnya, perjalanan ini bukan hanya fisik, tapi juga batiniah, mengajarkan ketekunan, kesabaran, dan pengendalian diri di tengah berbagai tantangan.

Melansir laman resmi Ditjen Bimas Buddha Kementerian Agama, Sabtu (10/5/2025), ritual yang dilakukan jelang Waisak ini diawali dengan sesi pengambilan lentera air dan menuliskan harapan. Setiap tahunnya, ritual Thudong selalu berhasil menarik antusias masyarakat.

Pada tahun lalu, ritual ini sempat viral di media sosial saat menjelang Waisak. Banyak masyarakat Indonesia, bahkan warganet yang penasaran dengan tradisi ini.

Thudong merupakan perjalanan ritual yang dilakukan oleh para biksu. Tradisi ini sering dianggap sebagai perjalanan spiritual.

Tujuan para biksu melakukan Thudong yaitu sebagai perjalanan religi. Thudong merupakan tradisi berjalan sejak zaman Sang Buddha belum memiliki vihara.

Sehingga, para bhante yang hidup kala itu harus berjalan dari hutan ke hutan untuk menyebarkan ajaran mereka.

Selain itu, Thudong juga dilakukan dengan cara berjalan kaki sembari merenung, dan biasanya, para biksu akan berpuasa sebelum melakukan perjalanan. Tradisi Thudong akan dilaksanakan ketika memasuki musim kemarau atau musim semi.

Ritual Thudong juga mengajarkan arti kesabaran. Sepanjang ritual ini, rombongan bhante hanya mengenakan jubah, sepasang sandal, dan kaus kaki.

Tidak jarang beberapa dari mereka harus berhadapan dengan panasnya matahari. Mereka juga makan hanya satu kali sehari dan minum secukupnya. Karena itu, dalam ajaran Buddha, kesabaran adalah praktik Dhamma tertinggi. (sic)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu