warta lentera great work
spot_img

Prabowo Bercanda Soal Sri Mulyani Stres Tiap Dipanggil Gara-Gara Dana Rakyat

WARTELENTERA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan kisah ringan tentang Menteri Keuangan Sri Mulyani yang kerap merasa stres setiap kali dipanggil untuk membahas pendanaan program bantuan rakyat, termasuk rencana obat gratis untuk warga miskin.

Cerita tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes/Kopkel) di Desa Bentangan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025).

“Menteri Keuangan, Menteri Keuangan setiap kali saya panggil agak stres itu, apalagi ini idenya Presiden ini. Kalau nanti ada dananya khusus untuk rakyat miskin, obatnya harus gratis. Kalau ada uangnya, kalau ada uangnya,” kata Prabowo sambil berkelakar yang disambut tawa hadirin.

Dalam sambutannya, Prabowo menjelaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih akan hadir di tiap desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. Total sebanyak 81.140 unit Kopdes/Kopkel telah terbentuk, dengan 80.081 unit telah berbadan hukum.

Koperasi ini akan dilengkapi dengan fasilitas seperti gudang dan pendingin untuk produk pertanian dan perikanan, gerai sembako terjangkau, layanan perbankan Himbara, serta apotek obat generik.

“Untuk mereka yang benar-benar tidak mampu, ya kita upayakan tidak bayar. Kita upayakan. Yang mengupayakan Menteri Keuangan, semakin stres itu. Tapi tidak apa-apa, Bu, ini mulia. Nama ibu kan Sri Mulyani, jadi harus yang mulia-mulia, Bu. Ibu akan dicintai oleh semua desa di seluruh Indonesia,” ujar Prabowo, kembali memancing gelak tawa hadirin.

Program Kopdes/Kopkel Merah Putih merupakan implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diberlakukan sejak 27 Maret 2025.

Peluncuran dilakukan secara serentak melalui sambungan daring dari 38 provinsi serta 514 kabupaten/kota di Indonesia. Program ini juga melibatkan 13 kementerian dan dua lembaga negara, bersama para kepala daerah hingga kepala desa.

Program ini ditujukan untuk membangun ekonomi dari tingkat akar rumput, memperkuat ketahanan ekonomi desa, dan mempercepat penanggulangan kemiskinan secara merata. (kom).

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular