warta lentera great work
spot_img

PSG Bungkam Inter 5-0 dan Raih Gelar Liga Champions Perdana

WARTALENTERA – Paris Saint-Germain (PSG) resmi menorehkan sejarah dengan meraih gelar Liga Champions UEFA 2024-2025 setelah mengalahkan Inter Milan dengan skor telak 5-0 di final yang digelar di Stadion Allianz Arena, Muenchen, Minggu (1/6/2025) dini hari WIB.

Laga ini mempertemukan dua raksasa Eropa yang menurunkan kekuatan penuh demi meraih trofi paling bergengsi di benua biru. PSG tampil agresif sejak awal laga dan sukses mendominasi jalannya pertandingan.

Gol-gol kemenangan PSG dicetak oleh Achraf Hakimi, Khvicha Kvaratskhelia, dua gol dari Desire Doue, serta satu gol tambahan dari pemain muda Senny Mayulu. Kemenangan besar ini memastikan PSG mengangkat trofi Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

PSG tampil dengan formasi 4-3-3 andalan mereka. Gianluigi Donnarumma dipercaya di bawah mistar gawang, didukung oleh barisan belakang Achraf Hakimi, Marquinhos, Willian Pacho, dan Nuno Mendes. Trio gelandang diisi oleh Joao Neves, Vitinha, dan Fabian Ruiz. Di lini depan, pelatih Luis Enrique mengandalkan pemain-pemain muda berbakat seperti Desire Doue, Ousmane Dembele, dan Khvicha Kvaratskhelia.

Sementara itu, Inter Milan yang diasuh oleh Simone Inzaghi mengusung formasi 3-5-2. Penjaga gawang Yann Sommer kembali dipercaya setelah tampil heroik di semifinal melawan Barcelona. Lini belakang diisi Alessandro Bastoni, Francesco Acerbi, dan Benjamin Pavard. Di tengah, Inter menurunkan Federico Dimarco, Henrikh Mkhitaryan, Hakan Calhanoglu, Nicolo Barella, dan Denzel Dumfries. Duet Lautaro Martinez dan Marcus Thuram diandalkan di lini serang.

Susunan Pemain Final Liga Champions 2024-2025:

PSG (4-3-3): Gianluigi Donnarumma; Achraf Hakimi, Marquinhos, Willian Pacho, Nuno Mendes; Joao Neves, Vitinha, Fabian Ruiz; Desire Doue, Ousmane Dembele, Khvicha Kvaratskhelia.
Pelatih: Luis Enrique (Spanyol)

Inter Milan (3-5-2): Yann Sommer; Alessandro Bastoni, Francesco Acerbi, Benjamin Pavard; Federico Dimarco, Henrikh Mkhitaryan, Hakan Calhanoglu, Nicolo Barella, Denzel Dumfries; Lautaro Martinez, Marcus Thuram.
Pelatih: Simone Inzaghi (Italia)

Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi, menyampaikan rasa bangganya atas kemenangan bersejarah ini. Menurutnya, ini merupakan pencapaian luar biasa tidak hanya untuk PSG, tetapi juga bagi sepak bola Prancis dan kota Paris.

“Saya sangat bangga dengan kemenangan pertama yang luar biasa di final Liga Champions ini, momen bersejarah bagi Paris Saint-Germain, bagi sepak bola Prancis, dan bagi kota Paris,” ujar Al-Khelaifi.

Ia menegaskan keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja kolektif yang penuh semangat dan dedikasi dari semua pihak di dalam klub. “Para pemain, Luis Enrique, stafnya, Luis Campos, dan semua orang yang, setiap hari, membangun proyek yang ambisius dan koheren ini. Keberhasilan ini adalah keberhasilan dari kelompok yang bersatu, basis penggemar setia yang mampu mengalami final pertamanya di stadion, dan klub yang tidak pernah berhenti percaya pada mimpinya,” katanya.

Al-Khelaifi menambahkan bahwa gelar ini adalah bentuk penghormatan bagi semua generasi pemain dan pendukung PSG yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang klub.

Sementara itu, pelatih Inter Milan Simone Inzaghi menerima hasil kekalahan dengan lapang dada. Ia mengakui PSG tampil lebih baik dan layak menjadi juara. “Paris pantas memenangkan pertandingan ini dan trofi. Kami kecewa, tetapi jalan menuju titik ini sangat bagus. Sebagai pelatih, saya bangga dengan para pemain saya. Pertandingan itu, tentu saja, tidak cukup bagus bagi kami,” tutur Inzaghi.

Ia juga mengapresiasi perjuangan para pemain Inter yang telah berjuang hingga mencapai final. Meski gagal membawa pulang trofi, Inzaghi tetap bangga dan optimistis timnya akan bangkit lebih kuat. “Kekalahan ini sangat berat karena terjadi di final. Kami bisa bangkit lebih kuat dari kekalahan ini, seperti yang kami lakukan pada tahun 2023 dan kemudian memenangkan liga pada musim berikutnya,” jelasnya.

Ini adalah kegagalan kedua Inter Milan di partai puncak Liga Champions dalam tiga musim terakhir. Sebelumnya, mereka juga kalah dari Manchester City 0-1 pada final musim 2022-2023. Kemenangan gemilang PSG dengan skor 5-0 ini tidak hanya memastikan supremasi mereka di Eropa, tetapi juga menjadi tonggak sejarah baru bagi klub asal Prancis tersebut. (kom)

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular