x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Rudal Iran Hancurkan Rumah Sakit Utama Israel

Editor :

WARTALENTERA - Serangan rudal Iran terus diluncurkan dan menghantam pusat kota Tel Aviv serta daerah lainnya di Israel. Tak terkecuali pusat kesehatan atau rumah sakit di negara tersebut.

Rumah sakit di Israel bagian tengah mengatakan ada enam orang yang dirawat dalam kondisi serius setelah serangan rudal Iran pagi ini. Dua dari mereka berada di Sheba Medical Center di Ramat Gan, dan empat lainnya berada di Wolfson Medical Center di Holon.

Rumah sakit yang juga mendapat serangan dari rudal Iran adalah rumah sakit utama di Israel selatan. Pejabat kesehatan melaporkan rumah sakit tersebut mendapat serangan langsung pada Kamis (19/6/2025) dan mengalami kerusakan parah.

Serangan rudal Iran juga diluncurkan ke wilayah Tel Aviv, di Israel Tengah. Salah satu rumah sakit di Tel Aviv menerima 16 orang yang terluka, tiga diantaranya mengalami luka serius.

Pusat Medis Soroka di Beer Sheba juga mengalami kerusakan yang parah dan menyebabkan beberapa orang terluka. Bahkan, juru bicara rumah sakit meminta agar tidak ada lagi pasien yang datang ke rumah sakit tersebut untuk berobat.

Berdasarkan laporan pejabat Israel, para pasien yang berada di rumah sakit yang terkena serangan telah dievakuasi.

Kesaksian Relawan di Rumah Sakit di Tengah Serangan IranSeorang relawan di Pusat Medis Soroka, Sara Bushri, mengatakan bahwa langit-langit rumah sakit hingga kaca semuanya hancur imbas serangan rudal Iran. Pihak rumah sakit langsung memindahkan pasien ke tempat yang lebih aman.

"Kami pikir ledakan itu terjadi tepat di dalam bangsal. Semuanya hancur berantakan. Kaca, langit-langit semuanya runtuh," kata Bushri dikutip dari The Times of Israel, Kamis (19/6/2025).

"Kami mengevakuasi semua orang dan untungnya tidak ada satupun pasien yang terluka, meskipun ada kaca di tempat tidur. Kami menerima keajaiban besar dari surga," sambungnya.

Di dalam video yang beredar, terlihat serangan dari Iran terus diluncurkan. Hal ini membuat para tenaga kesehatan (nakes) dan pasien berlarian untuk mendapatkan perlindungan.

Dikutip dari The Associated Press, dua dokter dari Pusat Medis Soroka menceritakan bagaimana saat rudal Iran menghantam dan membunyikan sirene. Kondisi itu menyebabkan ledakan keras yang dapat didengar dari ruang aman.

Mereka berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang untuk memberi tahu media.

Dokter itu mengatakan serangan rudal berdampak pada gedung bedah lama yang telah dievakuasi dalam beberapa hari terakhir. Setelah serangan itu, fasilitas medis ditutup untuk semua pasien, kecual untuk kasus yang mengancam jiwa

Banyak rumah sakit di Israel yang mengaktifkan rencana darurat dalam seminggu terakhir. Seperti diantaranya mengubah parkir bawah tanah menjadi lantai rumah sakit dan memindahkan pasien ke bawah tanah, terutama mereka yang menggunakan ventilator atau sulit dipindahkan dengan cepat. (inx)

Berita Terbaru
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Rabu, 28 Okt 2026 09:04 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa BEM UI, Hindari Kawasan Monas dan Bundaran HI

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil berjalan tertib.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.
Senin, 26 Okt 2026 13:01 WIB

Perkuat Tata Kelola Arus Saham, BEI Tambah Anggota HSC

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) yang baru.