warta lentera great work
spot_img

14 Korban Luka Insiden Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Masih Dirawat

Perkembangan kesehatan korban menunjukkan tren positif.

WARTALENTERA-14 korban luka insiden tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur masih dirawat. Masih ada korban luka-luka akibat tabrakan KA Argo Bromo dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) lalu. Pihak RSUD dr Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi melakukan pemantauan intensif terhadap belasan korban insiden tabrakan kereta jarak jauh Argo Bromo dengan commuter line (KRL) di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada Senin (27/4/2026) pukul 21.00 WIB.

Tercatat, sebanyak 14 pasien masih menjalani perawatan medis di rumah sakit milik pemerintah daerah itu hingga hari ini, Sabtu (2/5/2026). Wakil Direktur Utama RSUD dr Chasbullah Abdulmajid, Sudirman menjelaskan, jumlah pasien mengalami penyusutan dari total 16 orang yang sebelumnya dievakuasi.

“Saat ini pasien korban yang dirawat ada 14, dari kemarin 16 itu satu sudah boleh pulang, satu lagi dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Primaya Timur,” ujar Sudirman, hari ini. Terkait kondisi pasien yang telah menjalani tindakan operasi pada hari sebelumnya, Sudirman memastikan perkembangan kesehatan mereka menunjukkan tren positif.

Ia juga menyebut, ketiga pasien yang dioperasi saat ini dalam kondisi yang cukup stabil di bawah pengawasan tim dokter. Meski demikian, pihak rumah sakit tetap memberikan perhatian khusus bagi pasien dengan luka-luka yang tergolong berat.

Atensi lebih diberikan kepada pasien yang telah menjalani operasi ortopedi maupun operasi bedah perut atau abdomen. “Sejauh ini kita semua tentu pantau secara ketat ya. Ada atensi lebih untuk yang post operasi, yang operasi ortopedi, dan operasi bedah abdomen,” lanjutnya.

Mengenai domisili para korban, Sudirman memaparkan sebagian besar pasien merupakan warga yang berasal dari wilayah Kabupaten Bekasi. Namun, ia tidak merinci secara detail jumlah pasti per wilayah karena data kependudukan masih terus diperbarui oleh bagian administrasi.

“Mayoritasnya masih dari Kabupaten Bekasi. Saya tidak hafal jumlah pastinya,” tutupnya. (sic)

 

 

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular