WARTALENTERAi – Sebanyak 4.000 pelari dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam ajang Bank BPD Bali Culture Run 2025 yang digelar di kawasan eksotis Pantai Pandawa, Kabupaten Badung, Bali, pada Minggu (6/7/2025). Para peserta ditantang menaklukkan tebing karst curam, jalur menanjak, dan jalan menurun dengan latar pemandangan laut biru Samudera Hindia.
“Ajang ini menggabungkan olahraga untuk kesehatan, pariwisata dan budaya,” ujar Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, di sela-sela kegiatan.
Kegiatan ini merupakan edisi kedua setelah sukses digelar perdana pada 2024 yang saat itu diikuti oleh 2.500 peserta. Tahun ini, jumlah peserta meningkat signifikan, menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap olahraga yang memadukan nuansa alam dan budaya Bali.
Inovatif dan Ramah Lingkungan
Salah satu hal menarik dalam ajang tahun ini adalah medali lomba yang terbuat dari limbah sumpit. Satu medali setara dengan 59 batang sumpit daur ulang, yang diyakini mampu menekan emisi karbon sekitar 94,28 kg CO₂e. “Kami juga ingin menumbuhkan kesadaran untuk peduli lingkungan,” tambah Nyoman Sudharma.
Trek Menantang dan Pemandangan Menakjubkan
Peserta diajak berlari dalam dua kategori yaitu 5 kilometer dan 10 kilometer. Jalur lari menyusuri jalan aspal, tebing yang menanjak di awal serta menurun di akhir lomba, dengan latar panorama Pantai Pandawa yang menawan. Keindahan ini menambah pengalaman berlari menjadi lebih berkesan dan tidak biasa.
Dukungan Pejabat dan Hiburan Musik
Lomba lari ini turut dimeriahkan oleh grup band pop ternama, RAN, yang tampil menghibur peserta dan penonton. Sejumlah pejabat pun ikut serta, termasuk Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, yang turun di kategori 10K, bersama Inspektur Jenderal Kemendagri Sang Made Mahendra Jaya, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, dan pejabat daerah lainnya.
Ajang ini terselenggara berkat kerja sama antara Bank BPD Bali dan Vinda Creative Event, sekaligus menjadi promosi wisata olahraga Bali yang ramah lingkungan dan kaya budaya. (kom)


