WARTALENTERA-Atasi banjir di Tangsel, Pemkot (Pemerintah Kota Tangerang Selatan) bangun sistem penampungan air bawah tanah atau long storage. Long storage dibangun di sepanjang 300 meter di kawasan Paku Jaya Permai, Serpong Utara, sebagai solusi untuk mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengatakan, pembangunan long storage merupakan langkah konkret dalam mengatasi permasalahan banjir di kawasan permukiman warga, khususnya yang rawan genangan seperti Perumahan Paku Jaya Permai.
“Alhamdulillah hari ini alat berat sudah turun. Ini bentuk respons cepat terhadap banjir yang sempat mencapai selutut kemarin. Kami pasang long storage di bawah jalan sepanjang 300 meter,” ujar Pilar, dikutip Kamis (17/7/2025).
Ia menjelaskan, penyebab utama banjir di wilayah ini adalah ketidakseimbangan antara kapasitas saluran drainase dengan tingginya intensitas hujan. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem penyimpanan air tambahan agar aliran air dapat tertampung dan mengalir lebih efektif.
Konstruksi long storage adalah bangunan penampung air dalam skala besar yang umumnya dibangun di atas lahan datar seperti kanal atau parit. “Tujuannya adalah untuk menyimpan air hujan atau air dari sumber lain, sehingga ketersediaan air dapat terjaga, terutama untuk irigasi atau kebutuhan lainnya,” jelasnya.
Proyek long storage di Paku Jaya Permai dirancang dengan dimensi besar, yakni lebar 160 sentimeter dan tinggi 120 sentimeter. Pengerjaan dilakukan secara on-site menggunakan metode pengecoran langsung.
Setiap lima hingga 10 meter juga akan dilengkapi dengan mainhole atau lubang perawatan, guna memudahkan proses pembersihan dari lumpur dan sampah. “Itu (long storage) untuk penyimpanan air, jadi nanti kalau misalkan hujan sudah surut lalu airnya dipompa masuk ke situ,” tambah Pilar.
Pemerintah berharap, keberadaan long storage ini tidak hanya meredam banjir di Paku Jaya Permai, tetapi juga menjadi percontohan pengelolaan air hujan di kawasan permukiman padat. “Semangat terus untuk semua pihak. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dari banjir,” sebutnya. (sic)


