warta lentera great work
spot_img

Ramai, Suasana Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang

Langsung gas kerjakan program 100 hari.

WARTALENTERA-Ramai, suasana pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang Saparudin dan Dessy Ayutrisna dilantik di Balai Besar Betason, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Rabu (15/10/2025). Sejak pukul 07.30 WIB, tiga jam sebelum prosesi pelantikan dimulai, undangan dari Forkopimda, anggota DPRD, pimpinan OPD, hingga tokoh masyarakat dan awak media sudah memadati areal pelantikan.

Karena kapasitas ruangan terbatas, sebagian undangan harus menyaksikan jalannya acara dari tenda besar yang disiapkan di halaman, lengkap dengan layar LCD siaran langsung. Hal ini tak mengurangi semangat dan antusiasme para hadirin.

Pelantikan Prof. H. Saparudin, Ph.D (Prof Udin) dan Dessy Ayutrisna, S.E., M.M (Cece Dessy) sebagai Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang periode 2025–2030 disambut meriah. Deretan karangan bunga ucapan selamat menghiasi area luar kantor wali kota, menandakan luasnya dukungan masyarakat terhadap duet pemimpin baru ini.

Masyarakat berharap Prof Udin dan Cece Dessy dapat membawa perubahan positif, dengan gaya kepemimpinan yang merakyat, santun, dan berkomitmen membangun Pangkalpinang ke arah yang lebih baik. Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menegaskan dirinya bersama Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna siap langsung bekerja menjalankan berbagai program prioritas usai resmi dilantik oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, pada Rabu (15/10/2025) di Gedung Tudung Saji, Kantor Wali Kota Pangkalpinang.

Dengan wajah penuh rasa syukur, Saparudin menyampaikan terima kasih kepada Allah SWT atas amanah yang kini resmi diembannya sebagai pemimpin Kota Pangkalpinang periode 2025–2030. “Alhamdulillahirabbil’alamin, kami hari ini resmi dilantik. Bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala bahwa kami telah diberi kepercayaan untuk memimpin Kota Pangkalpinang sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” ujar Saparudin usai pelantikan kepada awak media, Rabu (15/10/2025).

Saparudin menegaskan, dirinya tidak ingin berlama-lama dalam euforia pelantikan. Ia menyebut, mulai hari pertama setelah pelantikan, pihaknya akan langsung menyiapkan langkah kerja nyata.

“Insyaallah kami sudah siap bekerja. Jadi mulai besok, kami langsung bekerja. Bahkan kami sudah dapat bocoran, besok sudah ada rapat paripurna yang menunggu kami,” janjinya.

Ia menyebut, beberapa program prioritas yang akan segera dijalankan mencakup penguatan sektor UMKM, peningkatan layanan kesehatan, serta kebersihan lingkungan kota. Program-program tersebut akan segera dilaunching dalam waktu dekat sebagai bagian dari 100 hari kerja awal pemerintahan baru.

“Yang pertama tentu kami akan meluncurkan program-program prioritas terkait UMKM, kesehatan, dan kebersihan kota. Itu yang langsung kami kerjakan dalam waktu dekat,” tegasnya. Selain fokus pada program prioritas, ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan menghadapi musim hujan yang diperkirakan mulai meningkat pada Desember hingga Februari mendatang.

“Kami sudah memetakan bahwa curah hujan akan tinggi pada Desember hingga Februari, sementara air laut juga akan pasang. Maka kami bersama OPD terkait dan masyarakat akan bergotong-royong membersihkan selokan, sungai, dan lingkungan agar terhindar dari banjir,” ulasnya.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat turut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung langkah-langkah pemerintah dalam mencegah genangan maupun banjir yang kerap terjadi di sejumlah titik kota. “Ini kota kita bersama, jadi mari kita rawat bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, butuh dukungan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, wakil wali kota yang akrab disapa Cece Dessy itu juga mengaku telah siap bekerjasama dengan wali kota untuk memajukan Kota Pangkalpinang. Terpisah sebelumnya, Dessy pernah mengungkapkan, salah satu program yang akan dia realisasikan adalah, melanjutkan pendidikan gratis, seragam sekolah gratis, kesehatan melalui BPJS Universal Health Coverage (UHC), serta bantuan hukum gratis bagi korban kekerasan.

”Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak harus ditonjolkan. Pangkalpinang harus ramah perempuan, ramah anak, dan memberi ruang yang aman bagi mereka,” ulasnya. Menurutnya, berbagai kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak itu, sebagian besar dipicu masalah ekonomi.

”Makanya, selain advokasi, saya juga mau fokus untuk membenahi masalah ekonomi warga Pangkalpinang. Caranya, salah satunya dengan membuka lapangan kerja seluas-luasnya, jika saya dipercaya untuk mengemban amanah warga Pangkalpinang,” ungkap wanita kelahiran Pangkalpinang, 28 Desember 1981 itu, belum lama ini. (sic)

 

 

 

 

 

 

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular