warta lentera great work
spot_img

Prabowo Tinjau Gerbong Khusus Petani dan Pedagang

Ongkos disubsidi pemerintah 60 persen, gratis barang bawaan.

WARTALENTERA – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung gerbong khusus petani dan pedagang yang akan dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Stasiun Manggarai, Jakarta.

Berdasarkan pantauan dari tayangan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (4/11/2025), Presiden tiba sekitar pukul 10.50 WIB, mengenakan setelan safari berwarna krem.

Presiden Prabowo didampingi Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Selama berada di area stasiun, Presiden terlihat menyapa dan menyalami masyarakat yang berada di lokasi. Kepala Negara juga mendengarkan penjelasan Direktur Utama PT KAI mengenai sejarah dan profil Stasiun Manggarai.

Dalam kunjungan itu, Presiden turut meninjau gerbong khusus petani dan pedagang yang memiliki desain lebih longgar dibandingkan gerbong KRL reguler.

Kursi pada gerbong berkelir hijau tersebut disusun saling berhadapan tanpa pegangan tangan di bagian tengah. Ruang longgar di antara kursi yang berhadapan itu akan digunakan untuk meletakkan barang dagangan milik pedagang.

Menurut penjelasan Bobby, barang dagangan pedagang tidak akan dikenakan tiket, sementara tiket hanya berlaku untuk penumpang yang menempati gerbong tersebut.

“Kemudian nanti kita hanya charge hanya penumpang Pak, jadi barangnya tidak kita charge,” kata Bobby.

Usai melihat langsung gerbong khusus pedagang, Presiden melanjutkan perjalanan menggunakan KRL menuju Stasiun Tanah Abang untuk meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru. Dalam perjalanan itu, Prabowo terlihat berinteraksi dengan para penumpang di dalam rangkaian.

Diketahui, PT Kereta Api Indonesia (KAI) segera meluncurkan layanan kereta api khusus untuk petani dan pedagang guna mendistribusikan produksi pangan dan komoditas lainnya dengan jalur Rangkasbitung-Merak pada bulan ini.

Usai bertemu di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (3/11/2025), Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menjelaskan Presiden Prabowo mendukung layanan kereta khusus petani dan pedagang ini untuk mendukung perekonomian masyarakat.

“Beliau sangat mendukung sekali, karena ini adalah men-support untuk ekonomi rakyat di bawah, dan beliau memberikan beberapa arahan juga untuk menambah kapasitas dari kereta petani dan pedagang ini,” kata Bobby saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan.

Kereta khusus petani dan pedagang ini, kata Bobby, akan beroperasional sesuai dengan aktivitas mereka, yakni pagi dan sore.

Namun demikian, KAI juga berencana menambah jalur dan rute lain ke depannya, setelah rute Rangkasbitung-Merak resmi beroperasi.

“Kita akan luncurkan di Merak dulu, di Merak dulu kita akan luncurkan. Di bulan ini kita luncurkan,” kata Bobby.

Adapun jalur kereta petani ini juga akan diperpanjang dari Stasiun Rangkasbitung sampai ke Stasiun Tanah Abang.

KAI juga akan memberikan subsidi untuk operasional kereta petani, sehingga tarifnya tentu akan lebih murah, daripada menggunakan truk atau mobil. Namun demikian, besaran subsidi itu masih dibahas.

Bobby merinci pihaknya sudah menyiapkan delapan unit kereta untuk mengakomodasi transportasi petani dan pedagang dalam mendistribusikan hasil produksi mereka dengan rute Rangkasbitung-Merak.

Presiden RI Prabowo Subianto memfasilitasi layanan kereta khusus bagi petani dan pedagang kecil dengan menggratiskan seluruh barang bawaan, kecuali penumpang.

Hal itu disampaikan Kepala Negara dalam wawancara cegat seusai meresmikan “wajah baru” Stasiun Tanah Abang. “Ada. Sudah ada,” kata Presiden menjawab pertanyaan awak media terkait pengadaan kereta khusus petani dan pedagang kecil.

Presiden menyebut kereta khusus berwarna gerbong hijau itu sudah beroperasi dan memberikan fasilitas yang dirancang untuk memudahkan para pelaku usaha kecil di sektor pangan dan perdagangan tradisional.

“Iya, saya cek. Jadi, mereka hanya bayar untuk dirinya, barang dagangannya tidak perlu bayar. Kursinya menyamping,” katanya menceritakan hasil tinjauan ya ke gerbong kereta petani.

Kepala Negara juga memastikan bahwa kebijakan tarif untuk layanan ini tetap mendapatkan subsidi dari pemerintah. Menurutnya, skema subsidi akan membantu menjaga biaya transportasi agar tetap terjangkau bagi para petani dan pedagang kecil.

“Ongkos disubsidi pemerintah 60 persen. Semuanya. Kalau untuk petani dan pedagang, tetap disubsidi 60 persen, barangnya tidak bayar,” ujar Presiden.

8 unit di tahap awal

PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalan keterangannya menginformasikan bahwa telah menyiapkan delapan unit kereta khusus petani dan pedagang yang akan beroperasi pada tahap awal di rute Merak–Rangkasbitung dan sebaliknya.

Layanan ini tersedia sebanyak 14 perjalanan per hari, dengan jam operasional disesuaikan dengan aktivitas para petani dan pedagang.

Rencananya, rute akan diperluas hingga Tanah Abang setelah tahap awal berjalan optimal. Kereta ini menggunakan kelas ekonomi (K3) dengan subsidi pemerintah, memiliki 73 tempat duduk yang disusun sejajar di sisi kiri dan kanan gerbong agar penumpang dapat menempatkan barang dagangannya di depan secara aman.

Selain itu, pintu kereta dibuat lebih lebar untuk memudahkan keluar-masuk barang bawaan. Seluruh desain dan fasilitasnya telah memenuhi standar pelayanan minimum yang berlaku.

Layanan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas petani dan pedagang di wilayah Banten, terutama dari Serang, Lebak, dan Pandeglang, untuk menjajakan hasil pertanian serta dagangannya.

Penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan ke Jakarta dapat berpindah ke KRL Rangkasbitung–Tanah Abang di Stasiun Rangkasbitung. (inx)

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular