WARTALENTERA – Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara, erupsi beruntun sejak Minggu (10/11/2024) malam. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, lima kali letusan dalam rentang waktu beberapa jam, dengan ketinggian kolom abu mencapai hingga 1.000 meter pada erupsi pertama.
PVMBG telah mengeluarkan rekomendasi bagi masyarakat sekitar agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 4 km dari puncak Gunung Ibu. Masyarakat diimbau menggunakan masker dan pelindung mata jika terjadi hujan abu, terutama yang berada di area rentan paparan abu vulkanik.
Aktivitas Gunung Ibu yang tinggi menjadi perhatian bagi PVMBG dan masyarakat di sekitar gunung. Khususnya karena abu tebal yang berpotensi mengganggu kesehatan dan mengotori lingkungan.
Menurut laporan PVMBG yang diunggah melalui media sosial X, erupsi terakhir terjadi pada pukul 23.28 WIT, dengan kolom abu setinggi 800 meter di atas puncak gunung. “Erupsi Gunung Ibu pada pukul 23:28 WIT, kolom abu teramati sekitar 800 m di atas puncak dengan arah ke barat daya dan intensitas abu yang tebal,” tulis PVMBG, dikutip Senin (11/11/2024).
Kelima erupsi malam kemarin terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 71 detik pada erupsi terakhir. Aktivitas ini menunjukkan intensitas yang berfluktuasi, tetapi secara umum terbilang tinggi.
Berikut detail erupsi Gunung Ibu kemarin malam:
- Pukul 23.28 WIT – Kolom abu 800 meter
- Pukul 22.58 WIT – Kolom abu 800 meter
- Pukul 21.57 WIT – Kolom abu 500 meter
- Pukul 21.41 WIT – Kolom abu 800 meter
- Pukul 21.33 WIT – Kolom abu 1000 meter
(sic)


