WARTALENTERA – Israel bebaskan 110 tahanan warga Palestina. Ini merupakan salah satu kesepakatan gencatan senjata Gaza terbaru antara Hamas dan Israel.
“Besok, 110 tahanan Palestina akan dibebaskan,” pernyataan kelompok advokasi tahanan Palestina, Klub Tahanan Palestina, seperti dilansir AFP, Kamis (30/1/2025).
Kelompok tersebut mengatakan para tahanan diperkirakan tiba di daerah Radana di Ramallah. Dalam daftar tahanan yang diterbitkan Klub Tahanan Palestina, tahanan yang dibebaskan yakni 30 orang berusia 18 tahun, 32 orang telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, dan 48 lainnya menjalani hukuman penjara dengan jangka waktu yang berbeda-beda.
Kelompok tersebut juga mengatakan 20 tahanan yang akan dibebaskan akan dikirim ke pengasingan. Sementara itu, sebagai imbalan, 3 sandera Israel akan dibebaskan, bersama lima warga negara Thailand.
Ketiga sandera itu bernama Arbel Yehud, Agam Berger dan Gadi Moses. Namun, identitas kelima warga Thailand tersebut masih belum diketahui.
Pembebasan mereka akan menjadi langkah sepihak Hamas, dan tidak akan menjadi bagian dari kesepakatan tersebut. Mereka dilaporkan adalah pekerja pertanian yang diculik dari Israel tempat mereka bekerja.
Pemerintah Thailand menyatakan enam warganya masih disandera di Gaza. Nama-nama mereka adalah Watchara Sriuan, Bannawat Seatho, Sathian Suwannakham, Nattapong Pinta, Pongsak Tanna, dan Surasak Lamnau. Dua sandera Thailand lainnya, Sudthisak Rinthalak dan Sonthaya Oakkharasri, diperkirakan meninggal.
Pembebasan 110 tahanan Palestina adalah bagian dari pertukaran ketiga sejak gencatan senjata berlaku pada 19 Januari. Tujuh perempuan dibebaskan hidup dalam pertukaran lebih dari 290 tahanan Palestina yang ditahan di penjara Israel.
Pembebasan sandera keempat yang melibatkan tiga pria diperkirakan akan berlangsung pada Sabtu, kata pemerintah Israel.
Militer Israel melancarkan kampanye untuk menghancurkan Hamas sebagai respons atas serangan lintas batas yang belum pernah terjadi sebelumnya pada 7 Oktober 2023, yang mengakibatkan sekitar 1.200 orang tewas dan 251 orang disandera.
Lebih dari 47.310 orang di Gaza telah tewas sejak itu dalam serangan Israel, sebagian besar di antaranya adalah warga sipil, menurut kementerian kesehatan yang dikelola Hamas di wilayah tersebut. (inx)


