Siap Hadapi Tantangan Global, UBSI Gandeng University of the East Manila

Reporter : Sicillia Tan
UBSI menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan University of the East, Manila, Filipina. (Istimewa)

WARTALENTERA-UBSI (Universitas Bina Sarana Informatika) gandeng University of the East, Manila, Filipina untuk Hadapi tantangan global pendidikan. UBSI secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU), sebagai bentuk kolaborasi lintas negara.

Sebagai Kampus Digital Kreatif UBSI ingin tampil memperkuat komitmennya memperluas jejaring akademik internasional melalui kerja sama strategis dengan institusi luar negeri. Penandatanganan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan The 2nd International Cooperation Trip yang berlangsung pada 9-12 Juni 2025 lalu di Manila.

Baca juga: Mendikdasmen Dorong Penguatan Sertifikasi Kompetensi SMK

Kepala LPPM UBSI Agus Junaedi mengatakan, pihaknya memperkuat kerja sama di bidang riset, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta pengembangan program-program internasional berkelanjutan. Dalam kegiatan ini, ia tampil sebagai pembicara dalam sesi Research Discussion yang diselenggarakan di University of the East.

Ia memaparkan hasil riset terbaru yang berfokus pada penguatan riset terapan dan potensi kolaborasi multidisiplin antarnegara. "Riset kolaboratif menjadi kunci untuk menjawab tantangan global saat ini. Melalui diskusi ini, kami ingin membangun sinergi yang produktif antara peneliti Indonesia dan Filipina,” ujar Agus, mengutip pernyataan resminya, Senin (23/6/2025).

Baca juga: Mendiktisaintek-Menpora Dorong Peningkatan Kualitas SDM

Sebagai bagian dari kontribusi terhadap masyarakat global, delegasi UBSI juga turut melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional di kampus yang sama. Kegiatan itu mencerminkan kepedulian UBSI dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pemberdayaan komunitas lintas negara.

"Langkah ini mempertegas posisi UBSI sebagai institusi pendidikan tinggi yang terus aktif menjalin kemitraan global, serta siap menghadapi era pendidikan yang makin dinamis dan terintegrasi secara internasional,” tuntasnya. (sic)

Baca juga: Tambah 30 Ribu, Kemensos Target 46 Ribu Siswa Masuk Sekolah Rakyat

Editor : Sicillia Tan

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru