WARTALENTERA-Cak Imin putar otak, ditarget 2026 tekan kemiskinan ekstrem hingga 0 persen. Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar mengatakan, Presiden Prabowo terus mencari terobosan terutama setelah mempelajari strategi dan cara model dari periode pemerintahan sebelumnya, guna menanggulangi kemiskinan secara cepat.
Cak Imin mengaku punya strategi di waktu yang tersisa, sekitar delapan bulan ini tetap optimistis angka kemiskinan ekstrem hingga 0 persen. "Pencanangan presentasi turunnya kemiskinan ekstrem di Indonesia itu targetnya 0 persen pada tahun 2026 akhir," ujar Cak Imin, dikutip Kamis (2/10/2025).
Baca juga: Kebut Sekolah Rakyat Tahap II, Ini Progres di Lima Lokasi
Oleh karena itu, Cak Imin memandang pembangunan sekolah adalah terobosan di bidang pendidikan untuk mengentaskan kemiskinan. Ia memastikan ketersediaan fasilitas, seperti kamar asrama hingga ruang kelas yang dijadikan belajar-mengajar.
Cak Imin menjelaskan, upaya pemerintah memperbanyak pembangunan sekolah rakyat ini sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem di daerah. "Ini (sekolah rakyat) program strategis melalui pendidikan untuk memutus mata rantai kemiskinan dan kepada yang belum sempat mendapat sekolah rakyat, bersabar," imbuhnya.
Menko Muhaimin menjelaskan, sekolah rakyat sebagai upaya percepatan pengentasan kemiskinan dengan memberikan pendidikan gratis berasrama untuk anak-anak dari keluarga miskin. ”Kita mendorong dan upayakan agar sekolah rakyat berdiri di semua kabupaten, agar lebih banyak menjangkau yang membutuhkan. Semua kabupaten akan dibuat sekolah rakyat,” tuntasnya. (sic)
Baca juga: Percepat Program Prioritas Presiden, Target Sekolah Rakyat Tercapai
Baca juga: Pemerintah Pastikan Kualitas Sekolah Rakyat Tahap II Tetap Terjaga
Editor : Sicillia Tan