OJK Pindah Kantor, Dukung Reformasi Pasar Modal

wartalentera.com
Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). (istimewa)

WARTALENTERA - Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bakal pindah di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Itu disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar sebagai dukungan reformasi pasar modal.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berada di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta dan OJK bakal menempati gedung tersebut mulai besok, Jumat (30/1/2026).

Baca juga: IHSG Anjlok 2,36 Persen di Pembukaan Bursa Hari Ini

Mahendra menjelaskan langkah itu merupakan bagian dari dukungan penuh OJK terhadap agenda reformasi dan penguatan pasar modal Indonesia. "Mulai besok kami juga akan berkantor di sini (Gedung BEI),” kata Mahendra dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Mahendra menegaskan kehadiran OJK di Gedung BEI merupakan bentuk soliditas dalam mendukung langkah-langkah reformasi, perbaikan, serta penguatan pasar modal Indonesia.

Baca juga: Pergerakan IHSG hingga Akhir Pekan Stabil

Menurutnya, itu dilakukan demi kepentingan nasional, supaya BEI mampu setara dengan standar dan perkembangan Bursa di mancanegara. "Ini semua mendukung penuh langkah-langkah reformasi, perbaikan dan penguatan. Jadi, semua mendukung hal ini karena kepentingan nasional untuk melihat bahwa BEI memang setara dengan kondisi dan perkembangan serta standar yang ada di mancanegara, dan juga solid mendukung untuk perkembangan penguatan serta pendalaman pasar,” kata Mahendra.

Lebih lanjut, dia menyampaikan kunci utama dari penguatan dan pendalaman adalah reformasi yang berorientasi pada perbaikan transparansi dan integritas pasar. "Jadi itu kunci dasarnya adalah reformasi yang memperbaiki transparansi dan integritas, yang pertama,” ujar Mahendra.

Baca juga: OJK Agendakan Fit and Proper Test ke 28 Kandidat Direksi BEI

Dia menambahkan fokus utama OJK bukan semata pada aspek tertentu, melainkan memastikan seluruh agenda reformasi berjalan secara menyeluruh, cepat, tepat, dan efektif. (vit)

Editor : Novita Amelilawaty

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru