x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Pergerakan IHSG hingga Akhir Pekan Stabil

Editor :

WARTALENTERA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami pergerakan menguat. Kondisi itu stabil sejak penutupan IHSG Kamis sore kemarin.

Tercatat, pada Jumat (8/5/2026) IHSG dibuka menguat 8,64 poin atau 0,12 persen ke level 7.182,96. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik tipis 0,01 poin ke posisi 693,80.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) berpeluang menguji level psikologis 7.200 pada perdagangan Jumat (8/5/2026) meski investor tetap mewaspadai potensi aksi ambil untung (profit taking) menjelang akhir pekan.

Sebagaimana diketahui, IHSG dibuka menguat 8,64 poin atau 0,12 persen ke level 7.182,96. Sementara, pada perdagangan sebelumnya, Kamis (7/5/2026), IHSG ditutup menguat 1,15 persen ke level 7.174,32.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim mengatakan penguatan tersebut didukung kenaikan sektor keuangan yang mencatat penguatan terbesar sebesar 2,01 persen.

“IHSG diperkirakan berpotensi menguji level 7.200 pada perdagangan hari ini. Meskipun demikian perlu diwaspadai potensi pullback jangka pendek menjelang akhir pekan,” jelasnya di Jakarta, Jumat (8/5/2026). Penguatan IHSG masih ditopang sentimen eksternal dan pergerakan nilai tukar rupiah yang cenderung membaik.

Ratna menjelaskan, investor saat ini turut mencermati sejumlah data ekonomi domestik yang akan dirilis, termasuk posisi cadangan devisa April 2026 yang diperkirakan menurun seiring tren pelemahan rupiah dalam beberapa waktu terakhir.

Selain itu, indeks harga properti residensial kuartal I 2026 diperkirakan tumbuh melambat menjadi 0,5 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), dari 0,83 persen yoy pada kuartal IV 2025.

Dari sektor otomotif, penjualan mobil domestik pada April 2026 juga diperkirakan turun 7 persen (yoy) setelah sebelumnya merosot 13,8 persen (yoy) pada Maret 2026.

Di sisi lain, pasar turut merespons positif kebijakan pemerintah terkait pembebasan pungutan pajak atas transaksi aksi korporasi BUMN yang dilakukan Danantara.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyetujui pembebasan pungutan pajak yang berkaitan dengan aksi korporasi BUMN, mulai dari merger, likuidasi hingga divestasi.

Keringanan pajak yang diberikan oleh otoritas fiskal berkaitan seluruhnya dengan transaksi streamliningBUMN hingga berbentuk pembebasan. "Misalnya jika Danantara melakukan pengalihan dari BUMN kepada perusahaan baru, maka akan mendapatkan keringanan pajak,” kata Ratna. (vit)

Berita Terbaru
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.
Rabu, 09 Sep 2026 17:11 WIB

Diduga Hilang Dua Hari di Selat Sunda, Lima Jurnalis Belum Ditemukan

Hari kedua pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau belum juga ditemukan.
Selasa, 08 Sep 2026 06:20 WIB

Bandara Beroperasi Kembali, Anak Sekolah Masih Pembelajaran Jarak Jauh

Hari ini Bandara Soekarno Hatta mulai beroperasi kembali, pembelajaran jarak jauh sekolah masih berlaku.
Minggu, 06 Sep 2026 09:09 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Hujan Abu Sampai Bogor, Bandara Soetta Ditutup

Hujan abu vulkanik sudah mencapai wilayah Bogor dan Bandara Soekarno Hatta ditutup.