Lampu Hijau di Selat Hormuz: Iran Beri Jaminan Keamanan bagi Kapal Non-Afiliasi AS-Israel

Reporter : Inge Mangkoe
Ilustrasi Selat Hormuz. Jalur perairan internasional ini kembali dibuka Iran hanya untuk perlintasan kapal-kapal non-afiliasi AS-Israel. (Foto: Istimewa)

WARTALENTERA – Setelah sempat mencekam akibat blokade ketat, urat nadi energi dunia, Selat Hormuz, mulai menunjukkan tanda-tanda pelonggaran.

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengumumkan bahwa pihaknya kini menjamin keamanan bagi kapal-kapal transit yang tidak berafiliasi dengan Amerika Serikat maupun Israel untuk melintasi jalur strategis tersebut.

Baca juga: AS Tembak Kapal-Kapal Sipil Milik Iran

"Iran telah mengambil langkah nyata untuk memastikan keamanan navigasi di jalur air ini. Kami akan memberikan koordinasi yang diperlukan bagi kapal-kapal yang tidak terkait dengan pihak agresor," tegas Pezeshkian dalam pembicaraan telepon dengan Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, seperi yang dikutip dari Sputnik, Selasa (24/3/2026).

Sebelumnya, pada Minggu (22/3/2026), perwakilan tetap Iran untuk Organisasi Maritim Internasional (IMO) Ali Mousavi mengatakan semua kapal, kecuali kapal "musuh", bisa melintasi Selat Hormuz asalkan berkoordinasi dengan Iran.

Baca juga: Lobi Islamabad, Iran Emoh Temui Utusan Trump

Seperti diketahui, blokade Selat Hormuz dipicu oleh operasi AS dan Israel terhadap Iran. Pada 28 Februari, AS dan Israel mulai menyerang sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan menewaskan warga sipil.

Iran kemudian meluncurkan serangan balasan ke wilayah Israel dan target militer AS di Timur Tengah.

Baca juga: Negosiasi Alot, Dua Kapal Tanker Pertamina Tertahan di Selat Hormuz

Eskalasi tersebut menyebabkan blokade de facto Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global.

Gangguan itu juga memengaruhi ekspor dan produksi minyak di kawasan. (inx)

Editor : Inge Mangkoe

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru