Pasien Hantavirus di MV Hondius Bertambah, WHO Telusuri Pasien Baru

Reporter : Sicillia Tan
Wabah hantavirus disebabkan hewan pengerat. (ilustrasi)

WARTALENTERA-Pasien hantavirus di MV Hondius bertambah, WHO telusuri pasien lain. Kasus penyebaran wabah hantavirus di kapal pesiar MV Hondius memburuk. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi lagi adanya penumpang kapal pesiar yang positif mengidap hantavirus. Penumpang tersebut diketahui berasal dari Swiss dan kini tengah menjalani perawatan di rumah sakit di Zurich.

Baca juga: Meksiko Tingkatkan Pengawasan dan Pengendalian Cegah Wabah Ebola

Dalam pernyataan resminya, WHO menyebut pasien tersebut mendatangi rumah sakit setelah menerima surat elektronik dari operator kapal terkait adanya insiden kesehatan di atas kapal pesiar tersebut. "Dia merespons email dari operator kapal yang memberi tahu para penumpang mengenai kejadian kesehatan tersebut, lalu memeriksakan diri ke rumah sakit di Zurich, Swiss, dan saat ini sedang menerima perawatan," tulis WHO, melansir Reuters, Kamis (7/5/2026).

WHO mengatakan, pihaknya kini bekerja sama dengan sejumlah negara untuk melakukan pelacakan kontak internasional sesuai ketentuan International Health Regulations (IHR). Langkah itu dilakukan guna memastikan seluruh orang yang kemungkinan terpapar dapat dipantau sehingga penyebaran penyakit dapat ditekan.

Virus yang menjadi penyebab wabah ini telah dikonfirmasi sebagai Andes hantavirus. Identifikasi tersebut dilakukan oleh National Institute for Communicable Diseases (NICD) Afrika Selatan dan Geneva University Hospitals di Swiss.

Baca juga: Tak Ada Kematian Lagi Akibat Hantavirus Sejak 2 Mei, WHO Nyatakan Aman

WHO juga menyebut respons terhadap kejadian ini turut didukung oleh Institut Pasteur Dakar di Senegal dan Administración Nacional de Laboratorios e Institutos de Salud (ANLIS) Malbrán di Argentina. Hingga 6 Mei 2026, tercatat terdapat delapan kasus terkait wabah tersebut.

Dari jumlah itu, tiga pasien telah dipastikan positif hantavirus melalui pemeriksaan laboratorium. WHO menegaskan akan terus bekerja sama dengan berbagai negara guna memastikan pasien, kontak erat, penumpang, dan awak kapal memperoleh informasi serta dukungan yang diperlukan agar tetap aman dan mencegah penyebaran lebih lanjut.

Baca juga: Hari Ini, Penumpang MV Hondius Mulai Dievakuasi

Sebagai informasi, hantavirus merupakan kelompok virus yang umumnya ditularkan melalui hewan pengerat. Infeksi virus ini dapat menyebabkan gangguan pernapasan berat dan berpotensi fatal pada manusia. (sic)

Editor : Sicillia Tan

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru